Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Mengatur kata agar bisa membuat Kara tenang. “Keputusanmu pergi ke psikolog sudah benar. Kamu sudah melangkah lebih maju untuk keluar dari jeratan yang membuat perasaanmu tidak tenang.” Senyum samar terukir di wajah Kara. “Satu langkah lebih baik, ya. Daripada cuma berdiam diri.” “Semua aktivitas di mulai dari satu langkah. Bukan cuma berdiam di tempat, Kara.”
9.98.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

tanyanya. "Tentu saja, kita hampir telat. Ayo," angguk Margareth dan berjalan di depan. ***
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 672 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Ia harus memastikan lebih lanjut. Matanya fokus menatap depan dan bibirnya berkumat-kamit, berdoa. Tak jarang tubuhnya menabrak orang yang lalu lalang akibat cepatnya langkahnya. "Gomenasai (maaf). " Punggungnya membungkuk setengah badan, merasa tidak enak. Lalu berjalan kembali dengan langkahnya yang mulai diperhatikan.
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 627 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Deg Semakin dekat aku melangkah detak jantungku semakin kencang karena aku tidak tahu makhluk apa yang ada di depanku ini. Deg, deg, Aku tidak bisa mengendalikan diriku pada saat ini, tubuhku tiba-tiba bergetar hebat ketika langkahku semakin dekat ke depan warung. Deg, deg, deg, Langkahku sempat terhenti, hanya beberapa langkah lagi sebelum sampai di depan warung. Aku bingung apakah aku harus melanjutkannya atau kembali ke belakang warung untuk menyelamatkan diri.
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

Aku mau ke depan sebentar" "Hahhhh apa?, gak gak gak aku takut" "Aduh gimana yah, sebentar aja lah" "Aku ikut kamu aja deh ke depan" "Eitsss jangan jangan" "Kenapa?" "Ya jangan lah" "Kamu malu yah" "Bukannya gitu lah" "Ya udah lah kalau gitu, sebentar aja yah" "Eh Yonu kok aku di tinggal, tega yah mereka"
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Koneksinya sudah lebih baik namun masih kurang stabil. Mungkin jika berjalan sepuluh meter lagi aku tidak akan melihat perkemahan. Namun aku masih tau jalan pulang, tadi aku pergi lewat arah belakang tenda karena aku yakin jika aku lewat depan aku pasti tidak akan di bolehkan untuk pergi. Apalagi Azlan, dia adalah oaring pertama yang akan meletakkan api di bawah kakiku jika aku memaksa pergi. Jadi tidak ada pilihan lain aku harus pergi lewat belakang dengan niat yang mantap. Hingga akhirnya aku berjalan cukup jauh.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
A different soul 2

A different soul 2

kata Keyra sambil menatap ke arah Dika dengan heran. “Kalau jalan fokus ke depan jangan kaki jalan tapi mata fokus ke lain” ucap Dika dengan raut wajah sedikit kesal?. “Maksudnya?” ucap Keyra dengan heran. Heran kenapa Dika marah dan menatap ke arahnya dengan kesal. “Depan lu anak tangga, kalau gue telat sedikit mungkin lu udah jatuh” ucap Dika dengan geram bercampur marah.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Oh gitu ya…” Dia diam sebentar, lalu mencoba. Matanya fokus. Dia membayangkan aliran energi mengalir ke kaki, lalu bergerak. Langkahnya maju. Lebih ringan dan lebih cepat lalu sikutnya masuk dan dia berhenti. “Wuih…” Dia ketawa kecil. “Enak ya.” “Kok bisa ya?” Agung yang lihat langsung nyeletuk. “Kenapa, nyet?”
10886 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

Dan wanita tua itu berdiri paling depan, tersenyum. “Kami tidak akan melupakan ini,” katanya. Rael mengangguk. “Jangan mengingatku,” jawabnya. “Ingat apa yang kalian bangun.” Ia melangkah pergi tanpa menoleh. Jalan di depannya panjang, penuh kemungkinan. Untuk pertama kalinya, langkahnya terasa ringan. Rael bukan lagi seseorang yang melarikan diri dari masa lalunya.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Sosok ‘sebelum’ melangkah maju. Tatapannya tajam, penuh perhitungan. “Yang tertinggal,” katanya pelan. “Bukan bagian yang lemah…” Ia berhenti sejenak. “…namun bagian yang ditolak.” Sunyi. Kata-kata itu jatuh seperti beban. Dan entitas itu— tidak menyangkal. Sebaliknya— ia mendekat. Tidak terburu-buru. Namun setiap langkahnya membuat realitas di sekitarnya sedikit… bergetar.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kata-kata melangkah ke depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status