Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Young Summer

Young Summer

kata Tobias, “kita bisa duduk-duduk di sini semalaman sambil mengobrol.” Aku menghentikan gerakan jariku pada layar ponsel dan melirik pria di sampingku. “Sepertinya itu ide yang bagus,” ucapku setuju. Lalu memasukkan ponselku ke tas. “Kau benar, kita bisa duduk-duduk di sini, menikmati sunset di Venice Beach.” “Yup. Kau masih bisa menikmati sunset sekarang sebelum mataharinya benar-benar tenggelam,” ujarnya yang membuatku berpaling ke arah barat.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Ibu Sang Pewaris

Ibu Sang Pewaris

Semburat jingga di langit Surabaya sore itu terlihat sangat cantik. Dari jendela besar di kamar Zico, Jasmine bisa dengan jelas melihat pemandangan kota dan laut Suramadu. Sedikit mendung tapi matahari masih bersinar.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Tertawan Dua Suami

Tertawan Dua Suami

Dia pasti sangat kelelahan menaiki puluhan anak tangga sambil menggendong Juni sampai ke lantai tiga. Kegugupan Juni teralihkan oleh matahari yang hampir terbenam. Ditunjuknya langit jingga itu sambil melompat kecil. "Lihat! Sunset-nya datang!" "Jangan lompat-lompat, Honey." Juni mengabaikan peringatan Saga. "Ah, aku lupa pudingnya, kita bisa memakannya sambil lihat sunset. Saga tersenyum gemas. "Mau duduk?"
10182.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai japan sunset
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
bagus banget cerita ini...dr kmrn marathon baca n baru sampe bab 104....bukan main konflik n intriknya tak terduga...bikin nagih bacanya gak bs berhenti tau² udah subuh aja. karakter tokohnya sangat kuat....gak pake lembek apalagi drama kacangan....alurnya jg rapi, tata bahasa bagus dan enak dibaca.
Mustacis
Untuk jadwal update-nya gak menentu ya, aku biasanya update jam 4 subuh sampai jam 6 pagi yang pasti TDS udah siap kalian baca pas bangun nanti. Jangan lupa siapkan stok emosi di pagi hari wkwk Kalau misal aku gak update berarti lagi libur, biasanya setelah 10 hari update berturut-turut. See u ...️
Baca Semua Ulasan
The Wind

The Wind

Katanya masih menatap sunset yang semakin tenggelam. "Kita itu mirip sunset... sunset yang di lihat di waktu yang tepat... tapi, kayaknya ada sedikit kesalahan saat kita melihat sunset... entah itu waktunya yang sedikit kurang tepat, atau kita salah dalam cara melihat sunset itu sendiri?" Evan mengatakan itu sambil matanya terus mengamati sunset yang semakin tenggelam menyisakan semburat jingga di langit. "Evan, lo kenapa, sih? Gue nggak ngerti apa yang lo omongin..." aku menatapnya penuh tanya, kata-kata puitisnya itu semakin membuatku curiga.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Hal itulah yang terwujud, jika hati telah menerima dan ikhlas dalam mengunyah rasa pahit itu. Senja menjelang di pantai Parang Tritis, sunset pun akan segera terjadi. Nadya sedang termenung memandang matahari, yang sedang tergelincir di ufuk barat pantai itu. Sesekali dia membalas chat dari sahabatnya nun jauh di sana, di negeri Sakura. Nanako..! Bip.! Nanako :"Nadya, kirimkan gambar sunsetnya padaku ya."
9.962.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Aku mengangkat kepala dan melihat Handoko berdiri dengan wajah ruang di depanku. “Matahari minder pagi ini,” ujarnya sambil menatap langit. “Maksudnya?” Aku menghentikan kening. “Lihat ke atas, matahari saja tak berani menunjukkan sinarnya, sebab ia kalah terang dengan pesonamu, Era.” Astaga, lelaki ini pujangga nyasar mungkin. “Boleh aku duduk sampingmu, Era?” “Tentu saja.” Aku menjawab cepat seraya menggeser badan. “Tempat ini terbuka untuk umum, dan juga bukan milikku. Jadi kamu bebas mau duduk di mana pun.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

Di sini pun pemandangannya cukup indah. Panorama perpaduan warna biru langit, kilauan warna keemasan dan orange sungguh memesona, menghiasi ufuk barat antara kaki langit dan batas laut yang melengkung membentuk garis parabola. Aku pun tak ingin kehilangan kesempatan untuk mengabadikan diriku dan Aditya di bawah silent lembayung sunset. Plong, rasa di hati ini. Ada rasa nyaman menyelusup ke dalam jiwa dan beban di hati terasa sirna, takkala aku memandang spot panorama sunset di teluk Jakarta ini. Ternyata, memang benar memandang panorama matahari terbenam atau sunset bisa jadi obat mujarab dan sekilas menyegarkan kembali pikiran. Tak heran jika banyak orang yang beranggapan, “Sunsets are proo
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Padahal jika tiba disana, pemandangan sunset begitu indah. Setibanya di puncak bukit, Zidan dan Alesya duduk berdampingan di atas rerumputan yang lembut. Mereka memandangi bola matahari yang perlahan-lahan tenggelam di ufuk barat, menciptakan perpaduan warna merah jingga yang sangat indah. Angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan suasana. Tak lama kemudian, Zidan menoleh ke arah Alesya dan tersenyum. "Bagaimana, indah bukan?"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

Gendis bertepuk tangan, turut senang dengan kebahagiaan Sasha. "Kak! Sunset!" seru Jasmine dari kejauhan. Sasha dan Gendis mendekat pada Mama, Jasmine dan Katia yang berada lebih dekat dengan pantai. Sunset hari ini tampak sangat indah, jauh lebih indah dari Sunset kapanpun yang pernah Sasha lihat di Bali. Semburat warna jingganya membuat hati Sasha bahagia dan sendu dalam waktu bersamaan. Sasha melirik Mama yang menatap ke arah Sunset dengan wajah tersenyum damai, hati Sasha menghangat.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Pandangannya kemudian dialihkan ke Sang Surya yang nampak bulat seperti tampah dengan warna merah tua itu, yang sudah mulai tergelincir di ufuk barat, kemudian tenggelam di permukaan laut. "Sunset yang indah, maasyaa Allah," gumam Riris penuh takjub pada ciptaan Allah Yang Maha Agung itu. Tak terasa tangan Bagas menyentuh tangan Riris dan menggenggam erat penuh kehangatan. Riris selalu mensyukuri saat-saat seperti itu di tiap sore, menikmati senja bersama suami tercinta.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 687 kali sebagai japan sunset
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status