Ternyata Pria Hot itu, Om ku!!
potong Sovia dengan nada menuntut, seolah ingin menegaskan bahwa keinginannya harus dipenuhi.
Bia merasa geram mendengar perkataan Sovia, tetapi dia tetap berusaha mengendalikan emosinya. "Baiklah, kalau begitu kau bisa tidur dengan ku," jawab Bia dengan rasa tidak suka yang tersembunyi. Tapi tentu saja, si minyak goreng kembali menolak.
Sovia kembali menyampaikan phobia-nya terhadap tempat baru dan orang baru pada Saka. Saka memandangi Bia seolah memohon, seolah berharap Bia bisa mengerti dan mengalah dengan kondisi Sovia.