TERNYATA AKU YANG KEDUA
sambung Angga dengan raut seriusnya.
Keduanya saling menatap, namun dengan perasaan yang sangat berbeda. Jika Angga terlihat begitu berbunga-bunga, sorot matanya memancarkan cinta dan kasih sayang; Leona justru tampak terbenam dalam kebingungan yang mendalam. "Maaf, jika ini membuat kamu tidak nyaman," ucap Angga dengan suara bergetar. tapi aku juga tidak bisa memendam perasaan ini terus-menerus. Bagaimanapun, aku harus mengatakan yang sejujurnya, Leona. Aku jatuh cinta padamu sejak kita duduk di bangku SMA, dan bahkan hingga kita kembali bertemu, perasaan itu masih sama, tak pernah pudar." Detik itu juga, jantung Leona seperti terjatuh bebas dalam lautan kekhawatiran. Seolah-olah tak ada da
Hot Chapters