Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kita yang Terlambat Jatuh Cinta

Kita yang Terlambat Jatuh Cinta

Ekspresi puas terlihat di wajah Ajat Kuswandana, semakin membuatnya tampak menjijikkan. "Benar begitu, Ezra?" tanya Aidan kepada adiknya. Ezra mengepalkan tangan dan memejamkan mata. Dia mendenguk ludah sebelum menjawab, "Iya, Bang." "Setelah saling kenalan, kalian ke mana?" ujar Ainur.
913 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

] Setelah itu, telepon terus berdering tanpa henti, tetapi semuanya tidak kuangkat. Sesaat sebelum ponselku mati, aku mengangkat panggilan darinya. "Dilan, jalani hidupmu dengan baik. Selamat tinggal." Sesaat kemudian, terdengar sebuah teriakan yang parau, "Aku melihat isi lacimu! Kamu mau pergi, apa karena takut aku tahu kamu hamil dan keguguran? Apa kamu merasa bersalah pada kakakku?"
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
I See U in the Past

I See U in the Past

ISUITP 6 Ailisha dan Miera memilih untuk langsung pergi dari tempat itu setelah mencapai batas waktu yang telah ditentukan. Mereka sudah menunggu terlalu lama di sana. Jadi kedua gadis itu tidak akan menunggu lebih lama lagi. Mereka masih punya urusan lain yang jauh lebih penting daripada bertemu orang tidak jelas itu. Setelah ini masih ada kelas. Hanya tersisa lima belas menit lagi sebelum jadwal kelas dimulai.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

tanya Mas Lana saat aku menatap layar dengan dagi penuh lipatan. "Ada yang kirim video, Mas." Aku menjawab sambil menunggu video itu terunduh sempurna. Segera kuputar video itu setelah terunduh lengkap dalam ponselku. Mataku membelalak seketika saat melihat apa yang ditampakkan oleh video itu.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Saat senter kembali Qiana tegaskan kaki itu sudah menghilang, sepertinya ia salah lihat. Ketiganya berdiri mengelilingi meja yang sama. "Kita kurang satu orang?" "Satu orang gak usah ikut!" Pelita mengangguk ia hanya melihat. Permainan kembali berlangsung dengan cahaya seadanya. "siapa nama kamu?" Koin itu bergerak. "Anisa." Qiana kembali bertanya. "Kapan kamu mati?" "1988." Qiana kembali bertanya. "Kenapa kamu mati?"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Cinta Terlambat

Cinta Terlambat

Kaina bangun dari duduknya, dia berusaha tersenyum kepada Brian. "Ada yang bisa aku bantu mas?" Kaina menawarkan bantuan. "Enak Menangis setiap hari?" tanya Brian sambil tersenyum mengejek. Kaina diam. Dia langsung menundukkan pandangan nya. "Aku harap permainan ini tidak akan pernah padam hingga aku benar benar puas atau bahkan sampai kamu mati, mungkin aku akan jauh lebih puas lagi!" tutur Brian dengan senyuman sinis nya yang menakutkan.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
MEET U AGAIN (Indonesia)

MEET U AGAIN (Indonesia)

Tentu ia tidak ingin terlambat ke sekolah. Namun Yaksa tetap masih belum menyerah, terlihat ia masih berada di dekat Yulia dan mengikuti gadis itu dari belakang. "Udah jam 6:45 lho, kalo masih mau naik angkot yaudah. Kalo terlambat, jangan salahin gue ya." Ucapan Yaksa membuat Yulia berpikir 2 kali, apakah ia tidak ingin menerima tawaran pria itu, sedangkan apa yang diucapkannya ada benarnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Melihatmu bahagia itu sudah cukup bagiku. Aku pergi ya, Mas? Jangan khawatir. Aku baik-baik saja. Salam sayang dan cinta, Sania. Tak terasa air mataku luruh setelah membaca surat ini. Aku melihat senyum tulus Sania di dalam surat ini. Mendadak hatiku merindu padanya. Sedang apa kamu Sayang? Dimana kamu sekarang? "Mbak bilang mau kemana, Bang?" tanya Dimas setelah aku terdiam usai melipat kembali kertas tersebut.
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 837 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Sayangnya, semuanya sudah tidak bisa kembali lagi. Akhirnya Lucas menatapku. Ribuan kata hanya bisa dirangkai menjadi satu kalimat. “Selamat tinggal, Feli. Semoga kamu bahagia.” Aku mengangguk pelan, lalu pergi bersama Johnson, menggandeng Manda dan Anson. Johnson menatapku dengan penuh kelembutan. “Waktu itu, aku melihatmu di acara lelang. Aku pun jatuh cinta pada pandangan pertama sama kamu.”
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Rahasia Istri Yang Disakiti

Rahasia Istri Yang Disakiti

jawab Seeyana, “saya pergi dengan tenang.” Kalimat itu menggantung terang, tak bisa dipelintir. Pertemuan bubar tanpa tepuk tangan. Tidak ada kemenangan. Hanya garis yang ditarik. Di luar, Ravent mengejar langkah Seeyana. “Terima kasih sudah jujur,” katanya pelan. “Terima kasih sudah berdiri,” jawab Seeyana. “Di depan semua orang.” Mereka berhenti di trotoar. Matahari sore menembus sela gedung. Tidak ada pelukan. Hanya tatap yang saling mengerti.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai jawaban see you later
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status