Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja Pertama

Senja Pertama

Sendanu berputar ke kemudi saat Nana malah melanjutkan kalimat itu menjadi sebuah nyanyian. “Yang tak sempurna dan kadang salah. Namun dihatimu hanya satu, cinta untukku luar biasa.” Sendanu memutar bola matanya karena kesal. Lirik yang benar bukan seperti itu. Nana mengubahnya menjadi buruk menurut Sendanu. “Kalau nggak bisa nyanyi mending diem aja.” “Give me your happy, give me your sad, I maybe staying, I maybe going.”
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

“Iya bu…silahkan!” 30 menit kemudian bel masuk telah berdering nyaring, mendengar hal tersebut semua murid segera masuk ke dalam kelas. Setelah memastikan bahwa semua muridnya telah masuk ke dalam kelas maka Sinta mengajak mereka untuk bernyanyi, “Anak-anakku sekalian, sekarang kita menyanyikan lagu yang berjudul lihat kebunku ya! hayuk kita bernyanyi sama-sama, satu, dua, tiga!”
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Cinta & Persahabatan

Cinta & Persahabatan

Kataku kemudian sambil berjalan pergi meninggalkan mereka di belakang. Aku berjalan naik ke lantai dua dan mencari letak kelas ku , murid yang lain bisa dengan mudah menemukan kelas mereka karena memang sudah mengenal tempat ini lewat orientasi minggu lalu. Setelah menengok kanan kiri dan melewati beberapa ruang kelas lainnya juga ruang lab untuk praktik akhirnya aku menemukan kelas ku , kelas 1-7. Ku Tengok ke dalam ruangan dan kuedarkan pandanganku ke sekeliling ruangan tapi aku tak bisa menemukan Lendra disana , “masa dia ga masuk di hari pertama sih” pikirku sambil mengerutkan bibirku. “kenapa bengong aja di depan kelas , cepetan masuk , kamu mengganggu yang lain loh.” Terdengar suara Ka
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Bed Friend

Bed Friend

tanya Lisa “Emm sebentar, gue mau melihat-lihat isi kelas lo dulu. Seperti apa kelas XI IPA-3.” Padahal lo setiap hari juga ke sini kok.” Tak ada jawaban. Vie hanya berjalan perlahan. Bolak balik di depan papan tulis. Dan mencoba melihat ke luar jendela kelas. “Lo akan tetap di sini ?” tanya Lisa lagi.
911.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Gara-gara Sapu Ijuk ?

Gara-gara Sapu Ijuk ?

Atau mempersiapkan diri untuk menampilkan tarian, maupun nyanyian nanti. Alf dan Inn menatap kagum pada setiap dekorasi yang memenuhi lorong kelas yang mereka lalui. Banyak bendera-bendera dari kertas yang berkibar di setiap pintu masuk kelas. Alf dan Inn terus melangkahkan kaki mereka ke kelas XII IPA 3. Mereka disambut oleh seorang siswi dengan rambut kepang dua dan senyum manis. Ia mempersilahkan Inn dan Alf untuk masuk ke kelas, melihat-lihat apa yang dijual kelas ini.
9.910.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Eichi
ternyata kalau dilihat grupnya si alf ini komplit ya dengan karakter mereka masing-masing. merlin si mulut pedas, diego si playboy, ellen tomboi, willy baperan, alf ceria, jessy rada polos, ibu nover si tukang marah. keren kakak!
Arien Adjah
Ga nyangka baca2 eh udah tamat, kak bikin season 2 dong, jujur aku paling suka sama alf waktu nembak inn, aku jacob alfred suka sama Christiani dewi, aw aw, eh inn oame marah-marah ngomongin si alf pantas jadi bapaknya anaknya karlinda, wkwkwkwkkw, lanjuuutttkan karya berikutnya kak 👍❤️❤️❤️
Baca Semua Ulasan
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Tawa bertebaran, musik mengalun lembut dari speaker kelas yang tersambung ke ponsel salah satu murid. Lagu Hurts So Good milik Astrid S mengisi udara, membawa nuansa manis sekaligus getir ke seluruh ruangan. Di dekat jendela, Kayulla duduk diam. Pandangannya menerobos ke luar, kosong tapi dalam. Di tengah keramaian, dia tetap seperti dunia yang terpisah—sendiri... Pintu kelas bergeser pelan. Lucas berdiri di sana, sempat ragu sebelum melangkah masuk.
340 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Keira & Arga

Keira & Arga

Kring Kring Kring (BELL PULANG SEKOLAH) Menandakan usainya pelajaran hari ini. Semua murid yang awalnya mengantuk saat jam pelajaran berlangsung namun seketika segar mendengar lonceng tanda pulang sekolah, bell tanda istirahat dan pulang sekolah adalah suatu hal yang dinantikan oleh Siswa/i SMA Lentera Bangsa. Keira lalu bersiap- siap membereskan buku dan memasukan nya ke dalam ransel nya. Lalu mengecek gadget nya dan membuka aplikasi chat yang ternyata sedari tadi tidak ada balasan pesan dari Kalvin karena Keira sudah menghubungi nya disaat jam istirahat namun sang abang belum juga membalas pesan darinya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Bismillah SUAMI DARI ALAM LAIN #Part_99 # by: R.D. Lestari. Gio's Pov Mataku menyisir disetiap sudut kelas. Gadis imut nan menggemaskan itu tak terlihat. Apakah ia marah atau ragu padaku? Tettt-tettt-tettt! Suara bel nyaring memekakkan telinga, pertanda kelas sudah usai. Aku melangkah mendekati Rena yang juga menatapku kebingungan.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 908 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Kelinciku kelinciku Kau manis sekali Melompat kian kemari Sepanjang hari Aku ingin menemani Sepulang sekolah Bersamamu lagi Menari-nari Semua bernyanyi dengan riang dan merdu. Mengulangi liriknya sampai dua kali. Seusai pelajaran itu, seorang anak perempuan menghampiri San. "Kamu San, kan?" San juga terkejut. "Kamu... Aurora, kan?"
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

NARASI IRIS Senin, 25 Agustus 1980/14 Tahun Kelas berikutnya seharusnya akan segera dimulai, tapi aku masih belum melihat batang hidung si pengajar. Jadi aku putuskan untuk berjalan-jalan sebentar. Di sini, di lantai dua, ada lima kamar—dua di antaranya difungsikan sebagai ruang kelasku, yang dipisahkan oleh sebuah ruang besar dengan langit-langit tinggi. Ruang besar itu memiliki beberapa sofa nyaman yang menghadap ke jendela-jendela besar.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai jendela kelas satu lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status