Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Lalu dari sudut paling sunyi, muncul bisikan. “Kalau semua orang bebas menulis, maka siapa yang menjaga kebenaran?” 3. Kemunculan Fragmen Lama Di suatu malam, dari arah langit yang dulu terbuka oleh Kai, terdengar suara pecahan: “Ada bagian dari dunia lama yang tidak bisa kau hapus hanya dengan niat.” Dari balik kehampaan, muncul sosok berjubah huruf-huruf rusak, wajahnya berupa tiga kalimat yang tak bisa dibaca sekaligus.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

"Bukit-bukit hijau memasuki kota-kota kuno yang sepi, Pohon willow yang bengkok dihidupkan kembali, Kesatria menemui kegagalan dan keberhasilan berulang, Orang-orang berjuang mencari nafkah." Setelah mendengar Zenny membacakan puisi itu, Gerald termenung sambil memikirkan makna yang tersembunyi. Sebagai seseorang yang berasal dari Jurusan Bahasa dan Sastra ketika masih di perguruan tinggi, puisi itu tidak terlalu sulit untuk diuraikan. Beberapa saat kemudian, Gerald sudah bisa merumuskan jawaban dalam pikirannya.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548.2K kali sebagai jenis jenis puisi lama
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Tangannya tetap bergerak, kuasnya menari pelan di atas kertas. Ia hanya mengangguk. Jim melirik sekilas tumpukan gulungan di nampan, lalu ke arah rak kayu di sudut ruangan yang sudah hampir penuh oleh puisi-puisi lain. “Bukankah Yang Mulia sudah menciptakan lebih dari sepuluh puisi minggu ini?” lanjut Jim, nadanya ragu. “Ini—” “Puisi-puisi itu gagal.”
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Baca Semua Ulasan
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

000. Bisakah kamu menebak apa yang didapatkan Link di ruang penyimpanan para burung tua elit level 18? Buku! Ada beberapa rak buku yang penuh dengan buku! ”seni bahasa”, ”bahasa-bahasa baru di tanah tandus”, ”sepuluh pidato”, ”sejarah perkembangan seni”, dan sebagainya. Pada dasarnya, ini tentang bahasa, kemampuan berbicara, dan seni.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Bukan Perawan Tua

Bukan Perawan Tua

Mama dan Papa juga tak kalah kejam. Hanya karena sering mendapat cibiran dari para tetangga bahwa anaknya ini perawan tua, Papa dan Mama tega menikahkanku dengan bocah ingusan yang usianya bahkan dibawah tujuh tahun dariku. Beda usia tujuh tahun, gaes! Bayangkan! Aku lebih mirip induk bebek dari pada seorang istri. Dia masih dua puluh tahun. Ya ampun! Masih imut-imut harusnya. Tapi ini, kok, ya amit-amit. Wajahnya lumayan cakep, sih. Hidungnya mancung juga. Cuma kulitnya kusam. Mungkin karena dia sering kerja di bengkel.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di sana, tertulis dengan tinta hitam yang masih basah: "AKU INI BINATANG JALANG" "Apa-apaan ini?" gumam Sori. Awalnya ia merasa kata-kata itu kasar, aneh, dan tidak sopan untuk sebuah puisi. Namun, semakin ia menatapnya, semakin ia merasa hatinya tersayat. Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

"Siapa yang mengajarimu membaca puisi? Hem?" "Mama." "Mama?" Kening Purnomo mengernyit. "Iya. Aku selalu membaca puisi-puisi buatan Mama." "Oh, ya? Memang Mama sering membuat puisi?" Purnomo menatap tak percaya. Ara mengangguk cepat. "Iya. Kata Mama itu puisi lama. Tapi ... syairnya kebanyakan tentang kesedihan. Aku nggak tahu maksudnya apa. Tapi bagus," celotehnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai jenis jenis puisi lama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status