Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Dan sebagian besar isinya milik Jingga.
“Kok lama banget sih koper kita keluarnya? Jangan-jangan paling belakang,” omel Jingga, sudah tidak sabar ingin bermain salju. “Tuh, lihat. Orang-orang sudah habis. Kayaknya kita paling akhir deh, Mas.”
“Sabar, Mommy,” ujar Sagara santai, masih fokus membalas pesan dari sahabatnya.
Jingga menghembuskan nafas kasar, berusaha menambah stok sabarnya. Suaminya saja terlihat tenang, masa dia terlihat paling heboh sendiri?