Renjana
Aku dan Ida serempak mengangkat bungkusan yang sudah kami persiapkan.
“Oke, aku masuk kelas duluan ya,” Ima memutuskan untuk menunggu yang lain didalam kelas, sedangkan aku dan Ida masih berdiri dilorong. Kami sama-sama menikmati senja sore itu, matahari yang hampir terbenam membiaskan semburat jingganya yang indah. Hiruk pikuk dibawah bertambah seiring dengan bertambahnya siswa yang datang. Mereka semua cantik dengan setelan dress indah yang membalut tubuh mereka yang proporsional dan putih. Aku hanya datang dengan blouse polkadot, celana jeans hitam, rambutku hanya ku kucir kuda, dengan make up tipis. Yeah, apalah aku ini jika dibandingkan mereka, yang memiliki selera dan standar kecantika
Hot Chapters