Pewaris Naga Majapahit
“Apa? Ibumu sakit? Memangnya sakit apa? Sekarang kamu ada di kampung atau ada dimana? Terus, sekarang keadaan ibumu bagaimana?”
Perkataan Intan nyerocos seperti petasan renteng, atau seperti seorang detektif yang sedang menginterogasi tersangka.
“Sabar, sabar, kalau bertanya itu satu-satu. Bagaimana saya bisa menjawab pertanyaanmu, jika pertanyaanmu seperti petasan renteng yang bunyinya tiada henti,ha ha ha ha,” kata Jaka Kelud sambil bercanda.
“Kamu ini, saya ini benar-benar ingin tahu keadaan ibumu di kampung. Kamu malah menjawab pertanyaanku dengan bercanda. Jangan-jangan kamu hanya alasan saja, kalau ibumu sedang sakit.”
الفصول الرائجة