CINTA DARI MASA LALU
"Kalo gue jawab nggak pernah, lo bakal percaya?"
"Ya nggaklah... Seriusan kali cowok seumuran lo nggak pernah ciuman. Mustahil!" Jodie mematikan puntung rokoknya. Dia mulai kembali menyulut sebatang rokok yang baru.
"Ya terus ngapain masih tanya kalau udah tau jawabannya? Gue juga manusia kali, pernah khilaf dan punya nafsu, makanya lo jangan coba-coba lagi nampakin diri lo dihadapan gue cuma pake handuk tipis yang hampir melorot kayak tadi! Kalo setan lewat bisa jadi panjang urusannya, ngerti lo?" Reyhan tersenyum genit dengan tampangnya yang sok jutek. Lama-lama Jodie itu aneh. Tapi memang sudah aneh sih dari awal bertemu di London. Pikir Reyhan membatin.