KEMBALINYA SANG RATU
Salju mulai mencair perlahan, seperti kenangan yang kembali lembut.
Ia menulis di jurnal kecilnya:
“Aku telah jauh berjalan. Dari Buton ke Seoul, dari Jeju ke Kyoto, dan kini ke Rusia. Tapi tiap langkah ini, hanya menegaskan satu hal: hatiku tertinggal di negeri biru itu. Di antara terumbu dan langit yang bersih. Di tempat Sang Ratu menyemai doa dalam sunyi.”