Hestia
Patra lantas lanjut berbicara alasan ia membeli zine yang ada di tangannya sekarang.
“Polo dan Arte, anak-anak broken home, kan? Walaupun udah cukup lama kenal mereka—gue mau tau dari sudut pandang anak-anak broken home lainnya di sini,” ujar Patra seraya mengangkat majalah mini berwarna cokelat kemerahan. “Mantan pacarnya Polo, sahabat sekolah gue—mantannya dia juga broken home.”
“That’s very sweet,” komentar Talia yang semakin mengeratkan genggamannya di telapak tangan Patra. “Lo peduli sama orang-orang sekitar, nggak semua dari kita yang punya waktu buat mikirin orang lain.”
Bab Populer