Istri Culun sang Raja Kampus
Dan men dapati begitu banyak mahasiwa yang telah hadir, dia rasa ini kesempatan nya, untuk ber bicara.
Lewat-sebuah pengeras suara, Papa Herman mulai ber suara.
"Selamat pagi, anak-anak. Maaf, karena mungkin kedatangan saya di kampus kalian, mengusik ketenangan kalian. Namun, kedatangan saya kali ini, ada hal penting, yang ingin saya sampai kan. Dan, kenal kan nama saya Herman Wijaya," ujar Papa Herman, dengan senyum tipis di wajah nya.
Hot Chapters