Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Kau benar, Bapak, Rajo Bungsu adalah pria yang sangat ramah, pikir sang gadis. “Bapak sering bercerita tentang itu,” ujar sang gadis. “Juga, tentang petualangannya bersama Tuan Sialang Babega dan Yang Mulia sendiri—” “Tiur,” ucap Ratu Nan Sabatang sembari menyentuh bahu sang gadis. “Sesama orang sendiri, engkau tidak harus bersopan-sopan seperti itu.” Rajo Bungsu tertawa-tawa. “Istriku benar, Tiur. Alangkah lebih baiknya bila engkau memanggilku dengan sebutan Paman—aah, atau Tulang, bagaimana?”
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

Mereka bilang," Surga di bagian perempuan adalah hal yang tak boleh dilewati apalagi sudah resmi dan sah." Fian menghampiri juragan tepung. "Saya pamit juragan." Mencium tangan lelaki paruh baya. Ia menepisnya. "Jangan panggil saya juragan, Tuan. Saya hanya orang kecil," ucap lelaki itu. "Jadi, juragan dan orang tua saya bekerja sama?" "Iya. Maafkan saya Tuan. Sudah menyiksa Tuan menjadi kuli." "Tidak. Justru saya yang berterima kasih. Juragan sudah mau memberikan saya pelajaran."
9.5305.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai juragan dan tuan
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
RAHASIA IBU

RAHASIA IBU

“Wulan tidak punya uang sebanyak itu, Tuan.” “Tuan lagi. Saya ini bukan tuanmu!” jawabnya kesal. “Tadi sok-sokan ingin mengganti dan bertanggung jawab.”
1054.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Tuan Hakim

Ranjang Panas Tuan Hakim

Kamar nomor 9. Angka itu terus berputar-putar di kepalanya bagai mimpi buruk yang tak ada ujungnya. Gilbert William Grace—seorang hakim ketua yang terhormat di mata publik, namun tak ubahnya iblis berwujud manusia di matanya. Bagaimana bisa seorang penegak hukum yang berdiri di puncak keadilan memanfaatkan kelemahan seorang wanita secara begitu picik dan tak bermoral?
222 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Pick You!

Pick You!

"Masalahnya kau sudah beberapa tahun tak bayar hutang! Lihat kebunmu itu, kau sudah panen kan? Oi, bunga nya akan berkali-kali lipat naiknya!." Disini dia disebut Juragan Jerigen. Karena dia punya pabrik minyak kelapa sawit yang diisi di banyak tabung jerigen. Kebun kelapa yang berhektar-hektar, dan kekayaan yang tentu saja melimpah ruah. Tapi sifatnya yang sombong dan suka menindas orang miskin, membuat ku ingin memukul perut buncitnya. "Maaf Juragan, saya belum punya duit. Bulan depan saya janji, kopi saya akan panen lagi."
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai juragan dan tuan
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
ICETEA
Setuju banget emang. Kadang rumah sakit banyak dipandang orang sebagai tempat yg menyeramkan. padahal, banyak juga kebahagiaan disana yg jarang kita sadari. Orang2 yg sembuh abis dirawat juga pasti bahagianya bukan main kan 🥰
cyprus.kohler
I love your work Pick You <3 So far your story is very interesting... I'll be waiting for the next update! Do you upload your stories to other platforms? Are you interested in growing and spreading your fanbase? If so, I'll be more than happy to help you with it XD
Baca Semua Ulasan
Kekasihku Anak Mantan Istriku

Kekasihku Anak Mantan Istriku

Bab 64 "Selamat siang, Om," sapa Regan. Kini keduanya sudah sampai di hadapan tuan rumah. Lelaki tua itu mengangkat wajahnya, lantas berdiri menyambut dan mengulurkan tangan. "Selamat siang juga, Regan. Selamat datang di rumah kami. Wah .... Kamu tampak semakin gagah!" "Om bisa saja. Aku dari dulu juga begini," sahut Regan dengan tubuh sedikit membungkuk.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Jungkir Balik Dunia Alana

Jungkir Balik Dunia Alana

ungkapnya setelah itu. Alana mengerut kening. "Maksud Juragan?” Tatapan itu penuh sirat, Alana merasakan sedikit sumbang dalam hatinya. Sesaat kemudian, Juragan itu bicara sesuai niatnya, “Begini, Lana. Saya tahu, kamu dan keluargamu selalu hidup kekurangan, dan gajimu di sini tidak cukup untuk menghidupi seluruh keluargamu yang tiga orang itu, beserta dirimu juga. Terlebih bibimu yang matre itu."
738 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh si Tuan Arogan

Istri Tangguh si Tuan Arogan

"Biarkan lambung imutku ini merasakan nikmatnya makanan rumahan." Regan menatap Gama, tetapi pria setengah iblis itu jauh lebih kejam dari pada dua sahabatnya. Dengan kejam dia menumpahkan semua lauk yang awalnya dipisahkan Ragen untuk dimakan ke piringnya lalu menatap pria itu sengit. "Kamu makan saja itu, aku ingin menikmati masakan istriku."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

tanya Rahasti. "Sebenarnya Juragan Taji bukan seorang pedagang besar seperti yang kau sebutkan tadi. Dia juga bukan orang kaya. Dia dan keluarganya hanya ketitipan harta yang banyak dan pemilik harta itu adalah orang yang disebut 'Ketua' dalam tulisan ini," Sekarang Rahasti mengamati tulisan itu lebih seksama lagi. Mencoba menggali pemikiran suami sahabatnya ini. Mencocokkan dengan rangkaian kalimat di atas surat tersebut.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Brak! Pintu kayu rapuh ditendang oleh seseorang. Muncul pria berbadan besar bersama anak buahnya. “Bagas, bayar utang kamu sekarang! Ayo cepetan!” teriak si pria yang tidak lain adalah Juragan Suwandi, seorang rentenir di Desa Karang Jati. Bagas dan Ratihーistrinya, terkejut. Mereka meletakkan piring menyudahi sarapannya. Keduanya segera berdiri dengan gugup dan ketakutan.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai juragan dan tuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status