Gairah Terpendam Anak Juragan Kampung
***
Terlihat rumah milik Juragan Wildan sudah mulai sepi dari para tamu undangan, lebih tepatnya kerabat dekat, karena mereka tidak mengundang banyak tamu, hanya ijab kabul, mungkin nanti jika mengadakan resepsi baru mereka akan mengundang semua penduduk kampung.
Jaka menutup pintu kamar Ayuna, lalu melangkah menuju dapur untuk mengambil air minum, karena merasa haus.
"Loh Jaka, kamu ngapain?" tanya Juragan Wildan yang melihat Jaka duduk di kursi ruang makan yang berada di dapur.
"Lagi minum Juragan, soalnya haus," jelas pemuda itu.
Juragan Wildan tersenyum, saat mendengar Jaka yang masih memanggilnya Juragan. "Jaka, saya ini sekarang adalah ayah mertua kamu, jadi kamu harus memanggil saya s
Hot Chapters