Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Menikah Dadakan dengan Mantan Crush

Dia meminta satpam untuk mengatakan pesannya kepada Kalila. Tepat setelah tiga puluh menit menunggu, batang hidung Kalila terlihat di dalam pandangannya. Wanita itu memiliki style yang berbeda saat berada di kota asal mereka. Dia memakai celana hitam kebesaran dengan kaos polos berwarna senada dan kemeja putih di luarnya. Rambut wanita itu dicepol ke atas memperlihatkan leher jenjangnya. Matanya dihiasi bingkai kacamata bulat. Johan menelan ludahnya. Kalila terlihat sangat cantik.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

kekuasaannya. "Pakai ini," perintah Aiko pendek. Ia melemparkan sebuah dasi ke arah Hiroshi. Hiroshi menangkapnya. Matanya membelalak. Dasi itu terbuat dari bahan poliester murah dengan motif garis-garis kuning dan ungu yang sangat tidak serasi. Teksturnya kasar, warnanya mencolok dengan cara yang norak, dan ada bau plastik pabrikan yang menyengat. Jenis dasi yang biasanya ditemukan di rak diskon swalayan pinggiran kota.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

Larissa mendengus pelan, memandang Kael dari ujung kepala hingga kaki, seolah setiap helaian kain di tubuh pria itu adalah aib bagi estetika. Jaket polos berwarna abu-abu yang mulai tampak pudar, kaus hitam sederhana tanpa merek mencolok, dan sepatu kets yang sudah tampak usang, bukan hanya membuatnya kehilangan selera, tapi juga membuatnya merasa terhina karena harus berada dalam satu ruangan dengan pria semacam itu.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

Aku terdiam, aku jelas-jelas tidak melakukan apa pun! “Nona Jennifer, maaf Bella telah mengotori rokmu.” Puspita sambil meminta maaf sambil mengeluarkan tisu basah untuk membantuku membersihkannya. Namun dia dihentikan oleh Suwanto. “Tangan anak kita tidak sekotor itu.” Setelah mengatakannya, dia menatapku dengan pandangan aneh. Aku tersenyum dan membetulkan rokku. “Ya, anak-anak tidak sekotor orang dewasa.”
7.4K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Terusan hitam polos bertali Caca yang baru kusadari memiliki potongan dada rendah ternyata begitu mudah diluruhkan, menyisakan celana dalam tipis serupa tali-tali kepangan yang tidak menutupi kemulusan inti dirinya. "Sudah bisa cemburu?" Bibir bawahku tidak sengaja tergigit, baru tahu jika dia tidak mengenakan penutup dada selama bepergian bersamaku. Benda bulat kencang itu seakan menantang ke depan dengan berani.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 637 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Hilir mudik manusia tidak menghiraukan apa yang sedang mereka bertiga lakukan, sibuk dengan kegiatan masing-masing. Tangan Kalsti pertama-tama meletakkan benda yang dimaksud dengan kamera pada lantai bangunan, lalu mengeluarkan benda kecil dari balik saku bajunya. Benda itu berbentuk bola, seperti bola dunia. Warnanya hitam pekat, dengan bintik-bintik putih pada seluruh permukaannya. Kemudian, Kalsti menekan salah satu bagian permukaan lingkaran, tepat pada salah satu bintik putihnya. Benda yang ditekan lalu mengeluarkan sinar putih mengkilat.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Suara tawa, percakapan, dan gelas wine yang beradu bergema di seluruh aula, menciptakan suasana yang sangat meriah. Namun di tengah keramaian itu... Kael berdiri sendiri di sebuah balkon yang terletak di sisi aula, jauh dari kerumunan. Ia mengenakan jubah putih bersih yang sama seperti biasa, tanpa hiasan mewah, tanpa aksesori berkilauan, hanya sederhana dan bersih. Di tangan kanannya, ia memegang segelas Wine Embun Bintang Abadi yang berkilauan dengan cahaya lembut—ia menyesapnya perlahan sambil menatap ke arah pemandangan luar.
1083.2K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

teriak polisi itu sambil memopong tubuh lemas Rafael. Sementara itu dari kejauhan Claudia menyaksikan pemandangan tersebut, ia merogoh tasnya dan mengambil sebuah benda berbentuk lingkaran seukuran telapak tangannya. Benda itu mirip kaca pembesar dengan bingkai berwarna keemasan dan lensa jernih di tengahnya, tetapi tidak memiliki tangkai. Ketika ia hendak mengarahkan benda itu, lengannya di tahan oleh seorang pria tinggi dengan pakaian serba hitam dan mengenakan tudung yang menutupi wajahnya.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Kak Dimas duduk sendirian di anak tangga batu taman. Angin malam bulan November terasa dingin. Dia hanya mengenakan kemeja tipis, lengan bajunya masih tergulung hingga menampakkan luka gores di lengan bawah, luka yang didapat saat mendobrak pintu. Ada sesuatu di dalam sakunya. Dia merogohnya keluar. Benda itu adalah tombol sakelar darurat yang tiga hari lalu dia cabut dari ruang pendingin.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
Mantanku Seorang ASN

Mantanku Seorang ASN

tanya mama Rita, menunjukkan dua pilihannya. “Aku sih suka yang polos, tant. Jadi kalau aku udah pasti pilih yang ini. Kalau yang bulat ini dipakai ke acara penting cocok kok, tant.” Komentar Anggrek. Mama Rita jadi mendekik. “Jadi, bagusan yang mana?” Anggrek tertawa kecil. “Tante beli mau dipakai sehari-hari ya?” “Ya … buat sehari-hari. Kan tante sering ketemu sama clien dan arisan teman-teman tante.”
1025.7K viewsCompletedAdded to Library 977 Times as kaca bulat polos
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status