KESEPIAN ABADI
Bunyi pintu yang berderit terdengar kasar ditelingaku, mataku langsung terfokus pada cermin besar dihadapanku, tidak ada Salsha disini.
Aku menghampiri cermin besar itu, sangat besar hingga semua ruangan disini terlihat jelas.
"Kenapa berbeda?", Kataku pelan.
Aku masih berdiri didepan cermin ini.
Kamar mandi dilantai ini memang berbeda, yang kutahu, kamar mandi siswa di lantai satu hanya ada satu kamar toilet dan satu cermin wastafel tempat kami mencuci tangan didalamnya, yang kudengar dari kakak kelas dilantai tigapun seperti itu.
Hot Chapters