Dia Kehilangan Segalanya
Seekor tikus muncul di hadapanku, menatapku penasaran cukup lama.
Tiba-tiba, pintu loteng terbuka.
Tikus itu langsung kabur, ketakutan.
Di depan pintu muncul Selina dengan wajah penuh kebencian.
Melihat tak ada orang lain di loteng, dia pun malas berpura-pura lagi dan langsung tersenyum sinis ke arahku.
“Nessi, akhirnya kamu merasakan ini juga!”
“Sudah kubilang, Kak Timo itu milikku! Tapi kamu malah nggak tahu malu merebutnya dariku, bahkan bermimpi menikah dengannya?”