Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Tidak ada kemilau emas, tidak ada aroma dupa yang semerbak, dan… tunggu, ini… tubuhku? Seketika aku tersadar, mataku terbelalak melihat kedua tanganku. Ini… tangan siapa? Tubuhku… terasa begitu lemah, kurus, dan—oh, astaga. Aku ini apa? Anak remaja? Aku mendesah, mencoba menenangkan pikiranku yang berantakan. Tapi sulit untuk percaya bahwa aku, Kaisar Tian Yun, penguasa langit yang ditakuti, kini terperangkap dalam tubuh seorang remaja kurus yang bahkan tidak bisa berdiri tegak tanpa gemetaran.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as kaiden narendra
Read
+Library
Keenan Dan Killa

Keenan Dan Killa

Killa senang kali ini ia bisa berada dekat dengan Keenan. “Keenan..” panggil seseorang yang membuat Killa dan Keenan sama- sama menoleh. Ternyata itu adalah Nadia dan kawan- kawan yang datang mencari Keenan. Nadia menghampiri Keenan dan duduk di tepi ranjang. Kedua tangannya memegan wajah Keenan. “Kamu sakit apa, Nan?” tanya Nadia. “Aku baik- baik saja.” Jawab Keenan ketus sambil menyingkirkan tangan Nadia dari wajahnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as kaiden narendra
Read
+Library
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

jawab Narendra dengan raut wajah penuh dengan ketenangan. "Kado?" ulang Satria bingung.a "Kado? Kado apa maksudmu, Nak?" tanya Astuti terlihat begitu penasaran. Ia dan suaminya saling lempar pandang, penuh tanda besar di kepala mereka masing-masing. Narendra menyeringai dan berkata dengan nada dingin, "Kado paling hebat yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya."
1056.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kaiden narendra
Read
+Library
MY TOXIC Husband

MY TOXIC Husband

Ia tak mau menunggu sore datang, karena kelegaan dan harapan membuncah dalam dadanya ia secepatnya akan membayar hutang suaminya sekarang juga. Tanpa disadari, di kejauhan, mata tajam seorang pria berwajah tampan dan tubuh atletis berdiri tegap, menyaksikan langkahnya dari balik bayang-bayang gedung tinggi yang menjulang megah. Siapakah dia? Tak lain adalah Kaiden Rexza Pranaja, pria dewasa berumur tiga puluh empat tahun itu, dengan tatapan penuh teka-teki dan kekuatan yang menyelubungi suasana. “Awasi dia, jangan sampai lengah!” suara Kaiden terdengar dingin dan tegas, memecah keheningan, menebar aura bahaya yang menggetarkan jiwa.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as kaiden narendra
Read
+Library
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

"Narendra itu namanya, Najla. Nabil Narendra. Lawong dia murid Mami, jadi tahu." Nabil menarik napas panjang. "Di kalangan AKPOL, saya memang dipanggil Narendra." Keheningan jatuh sejenak. Keya yang sedari tadi menggandeng lengan Liam angkat bicara. "Kenapa Kakak tak bilang dari awal? Tahu gini, sejak dulu aku bisa hubungkan kalian berdua. Nggak perlu muter-muter begini."
1038.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kaiden narendra
Read
+Library
KESAKSIAN PUTRI KECILKU

KESAKSIAN PUTRI KECILKU

"Golongan darahku juga Ab." Nastiti menatap ke arah Narendra yang memang bertubuh tinggi besar dengan pandangan penuh harap. "Berapa berat badan dan tinggi badan kamu, Pak?" tanya Nastiti. Narendra tercengang. Tapi walaupun dia keheranan, lelaki itu tetap menjawab pertanyaan dari Nastiti. "Berat badan 70 kilo dan tinggi badan 185 senti."
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 711 Times as kaiden narendra
Read
+Library
Laki-Laki Pilihan

Laki-Laki Pilihan

Sang moderator tertawa kecil, "Mungkin saya panggil Kak aja kali, ya? Karena, sekedar info, teman-teman, Kak Naren ini baru lulus dari kampus kita tiga tahun yang lalu. Benar ya, Kak?" Narendra mengangguk dan tersenyum. "Oke. Mungkin Kak Naren bisa memperkenalkan diri dulu, Kak." Rendra menyambut mic yang diulurkan oleh sang moderator. "Selamat pagi, Teman-teman. Saya Narendra Hendrawan, lulus tiga tahun yang lalu dan saat ini saya memiliki sebuah start-up yang bergerak di bidang konsultasi manajerial." Tepukan tangan secara otomatis mengiringi akhir ucapan Rendra. Laki-laki itu tersenyum dan membiarkan moderator melanjutkan seminar.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as kaiden narendra
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Ia hanya menuliskan surat dan meninggalkannya di bawah bantal sang ibu: "Ma, aku janji pulang bawa jawaban. Aku yakin Nayara dan Nazeera masih hidup. Jangan khawatir. Doakan aku." – Narendra. Pencarian Narendra harus terhenti. Bukan karena menyerah, tapi karena satu alasan yang jauh lebih besar: masa depannya. Kania, meski tak pernah melarang anak sulungnya itu mencari adik-adiknya, tahu betul bahwa Narendra punya cita-cita yang selama ini dijaga dalam diam—menjadi seorang tentara.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as kaiden narendra
Read
+Library
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Bisa-bisa Karenia yang gila itu akan membunuhnya lagi! "Nadisa?" Di tengah rasa frustrasinya, Nadisa dapat mendengar suara Narendra yang mengalunkan lirih namanya. Suara itu serta merta membuat Nadisa beranjak dari posisinya. Bersamaan dengan Narendra yang membuka pintu penghubung yang ada. KRIEEET. Kedua mata Nadisa sukses melebar tatkala melihat sosok Narendra Bagaskara. Wajah manisnya, disertai senyuman lebar yang menenangkan jiwa. Tubuh yang terbilang kurus tapi tegap, sangat cocok dengan pakaian milik Kakak Nadisa.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as kaiden narendra
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status