Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERHALANG RESTU MASA LALU

TERHALANG RESTU MASA LALU

Warna pada tembok itu sudah memudar dan menunjukkan cat yang sudah keropos dan butirannya bertaburan di lantai. Ia menatap ranjang tempatnya berbaring terasa keras seperti kasur jaman dulu. Dipan besi dengan bentuk kelambu berderit ketika ia bergerak. Ketika melihat bantalnya, baru mata Sani terbelalak. Bantal tersebut berwarna pink luntur dengan motif jadul bunga anyaman, di satu sisinya ada renda putih yang mengelilingi. “Aku mimpikah ini??” teriaknya
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

Dia dengan sangat berhati-hati memegang kepalaku dan mengangkatnya dari paha yang aku jadikan bantal. Tunggu.., “Bantal??” Batinku terkejut. “Jadi yang sedari tadi aku pakai untuk alas kepalaku adalah paha Kassandra??” “Berarti yang aku gigit-gigit ketika berusaha menahan sakit di hampir sepanjang jalan tadi adalah paha Kassandra??” “Ah, tidak mungkin!” Ketika masih di Pluit tadi, dalam temaram cahaya lampu mobil, aku melihat bantal di pojok bangku, kok!
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai kain bantal
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

“Jadi… kain itu—” Warno mengangguk cepat, napasnya goyah. “Kain itu bukan sekadar penglaris. Kain itu adalah tumbal. Semakin lama digunakan, semakin kuat makhluk yang tinggal di dalamnya. Dan kalau pemiliknya menolak memberi tumbal… makhluk itu akan mengambil sendiri.” Rara merasakan dingin menjalar dari punggungnya hingga ke tengkuk.
6658 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

Wajah Devanka yang cemberut malah terlihat semakin cantik di mata Keano. "Aku sudah menyuruh anak buahku untuk pulang. Jadi malam ini aku menginap di sini. Sekarang mana bantal dan selimut untukku?" tagihnya tanpa sungkan. "Issh.... Kamu ini benar-benar ya?" Gadis itu menggerutu. Namun tetap saja ia berdiri dan masuk kamar, lalu segera kembali dengan membawa bantal dan selimut. Ini hanya bantal dan selimut murahan. Devanka tentu saja tidak memiliki bantal dan selimut yang berharga mahal seperti di kamar apartemen Keano. Tapi biarlah. Kalau Keano tidak bisa tidur malam ini lantaran bantal, selimut dan cuaca yang cukup panas, itu bukan urusannya. Biar kapok sekalian!
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Kemudian sesegera mungkin Aarav ngebirit dengan tergesa-gesa. Selang beberapa menit, Aarav kembali dengan membawa sebuah kotak yang disebut bantalan pemana. Untung di hotel ini sudah menyediakan berbagai alat yang lengkap sehingga saat Aarav membutuhkannya mereka langsung menyediakan. "Kinar, tenanglah, nanti kau akan merasa baikan setelah menggunakan ini," ujar Aarav ikut duduk di tepi ranjang. Sesegera mungkin ia menyimpan benda tersebut di perut Kinara.
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

Setiap lipatan kelambu menambahkan kedalaman pada suasana ruangan, seolah-olah mengundang seseorang untuk memasuki dunia impian yang diciptakan oleh ranjang itu sendiri. Dan di puncak ranjang, sepasang bantal berwarna krim diletakkan dengan hati-hati, menambahkan sentuhan akhir dari kemewahan. Bantal-bantal itu bukan hanya sebagai hiasan; mereka adalah simbol dari kenyamanan. Ayleen merasa gugup saat melangkah lebih dekat ke ranjang yang dihias indah itu. Dia meraih sehelai kelambu, merasakan kelembutannya di ujung jarinya.
9.7103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
DILAMAR PRIA YANG PERNAH MENOLAKKU

DILAMAR PRIA YANG PERNAH MENOLAKKU

Rencananya, Sofa akan dibeli jika keuangan Rizal sudah mulai normal. Keduanya menyelonjorkan kaki. Punggung mereka menyandar pada dinding. Ada dua bantal segi empat ukuran kecil sengaja dibeli Ratih dari salah satu toko perlengkapan rumah tangga sebagai aksesoris. Kala duduk santai, bantal itu bisa dipeluk, atau digunakan untuk alas sandaran ke tembok.
9.6253.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.4K kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

knya, gerakan kakiku terhenti saat melihat ada sesuatu yang menyembul di bawah bantal yang ada di karpet depan ruang tv. Sebuah kain berenda berwarna merah. Aku pun berjongkok, mengambil benda itu. Seketika kulemparkan benda itu ke sembarang arah saat kulihat ternyata itu adalah sehelai baju haram. Sebuah lingerie yang kuyakini milik Mutia. Sebab, aku tak pernah memiliki baju menjij!kkan seperti itu. Aku segera bangkit dari posisiku yang berjongkok. Bergegas aku berjalan menuju ke arah kamar yang di tempati oleh Mutia dan suaminya.
10115.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Dibuang Badboy Dinikahi Mafia Obsesif

Dibuang Badboy Dinikahi Mafia Obsesif

Tempat tidur kanopi megah, bertiang putih gading dengan tirai transparan berbahan organza yang jatuh mengalun seperti kabut pagi siap digunakan menjadi saksi bisu malam pertama mereka. Ranjang besar itu berbalut kain sprei linen Italia berwarna ivory dihiasi bordir halus dengan inisial L & B yang bersisian di bagian atas. Bantal-bantal sutra pastel tumpang tindih dalam komposisi yang indah dan simetris.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Batal Akad

Batal Akad

Wanita itu berbalik, berjalan ke arah ranjang hendak merapikan seprei. "Allahu Akbar, apa ini?!" pekiknya tertahan. Dengan dada berdebar dan sedikit gemetar, Bu Miranti memajukan tubuhnya, membaui bercak merah yang bertebaran di atas seprei. Tanpa sengaja, jemarinya menekan kain segita sederhana yang hampir pudar warnanya, tergeletak mengenaskan di dekat bantal tidur. Bu Miranti semakin tercengang, tangannya mengangkat kain tersebut.
9.921.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status