Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Seprai berbahan kain katun ini, terasa sangat halus saat bergesekan dengan area punggungku. Rambut panjangku menyebar sangat berantakan, di atas permukaan sarung bantal berwarna putih. Argan menyusul naik ke atas kasur, dan memposisikan letak tubuhnya tepat di atas badanku. Kedua tempurung lutut pria itu menekan bantalan kasur, di sisi kanan dan kiri pinggangku. Dia menahan seluruh dorongan berat badannya, menggunakan kedua telapak tangan di samping area kepalaku.
825.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 829 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

"Jangan masuk ke dalam. Kita gunain sleeping bagnya sebagai alas doang!" "Yah, kan dingin." rengek Thea. "Ada selimut. Kita pake selimut," gumam Nathan, Gadis itu menghela nafas lalu memutar pandangan ke arah kain terlipat yang ada di sampingnya. Diraihnya benda itu,lalu menemukan sebuah bantal empuk di bawah selimut tadi. "Loh. Ada bantal!" "Itu punyaku." tegas Nathan,
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Istri Yang Sering Keluyuran

Istri Yang Sering Keluyuran

“Ibu hamil itu biasanya sering merasakan pegal di bagian punggung. Ini sangat cocok untuk adik Anda, Pak. Bantal ini bisa untuk sandaran, bisa diguanakan untuk tidur juga,“ jelas penjaga toko mengambil satu bantal dan ditunjukkan pada Zelo. Zelo mengambil salah satu bantal berwarna pink lalu melihatnya dengan tersenyum. ‘Semoga Miya suka warna pink. Bantal ini akan sangat berguna untuk dia,’ gumam Zelo dalam hati tak menyembunyikan senyuman yang mahal itu. Kini bantal itu sudah berada di tangan Miya, Miya merasa sangat terharu. Siapa sangka orang sekaya Zelo mau mengakuinya sebagai adik?
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua

Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua

“Guys, enough. Waktunya bayar. Kalian ke kasir dulu gih. Mami mau nyari sesuatu.” “Apaan lagi Key?” “Ada deh. Jadi orang kok kepo. Bayar belanjaan sana! Ke antrian yang agak panjang ya biar pas waktu aku nyampe sini lagi.” Tak berselang lama dari kepergian Keyla, wanita itu kembali dengan aneka bentuk bantal di dalam pelukannya. “Hah? For what, Key?” “Kok buat apa sih? Ya buat anak-anak biar badannya nggak pegel-pegel. Mereka butuh ini semua karena kita nyampenya pasti malem.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Jatuh ke Pelukan Pria Paling Berkuasa

Bi Tina membantu membawa sprei baru dan beberapa bantal juga guling tambahan untuk Keeva. “Ini pembalutnya, aku beli beberapa merk tapi kata kasirnya ini yang paling nyaman kayak celana dalam.” Aldrich menunjukan kantung belanjaan sambil menunjuk satu merk yang dimaksudkan mbak kasir. Keeva diam tak berkutik. Menggunakan telapak tangan ia menutup wajahnya. “Ini … kamu yang beli?” tanya Keeva masih menyembunyikan wajahnya.
10519 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

Davin menggelar kasur lantai itu di samping tempat tidur Jingga dan melebarkan selimut, lalu ia menggaruk dahi dan berkata, “Bantalnya ketinggalan. Kamu punya bantal yang nggak terpakai? Aku malas balik lagi ke kamar." Jingga mengembuskan napas berat hingga pipinya menggembung. Sungguh, ia ingin mengusir Davin dari kamarnya, tapi ia tak berani melakukannya karena khawatir Davin murka. Sekarang mood pria itu sedang baik, Jingga takut ia mengacaukannya. “Itu, bantal yang berdiri itu nggak kepake.” “Oh? Ini?” Davin mengambil bantal berwarna pink yang bersandar di headboard, yang ditunjuk Jingga.
10220.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai kain bantal
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Kamarea Donna
Alur ceritanya menarik dan membuat hati pilu seperti bisa merasakan pedihnya hati Jingga dan hatinya yang terkoyak.Lalu dia kecelakaan dan mati bikin penasaran bagaimana kelanjutan kisah ini dgn Jingga yg sudah dibuat mati pada awal cerita, bagaimana nasib anaknya Oliver?Harus baca sampai habis ini
Baca Semua Ulasan
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

Lalu dia bangkit berdiri, dan mengambil sendiri jatah es jeruknya di luar. Beberapa menit kemudian… Reina masuk lagi ke kamar kakaknya. Kali ini dia membawa bantal besar berwarna pink. “Kak Randy, pasti pegal kan duduk terus? Ini kupinjamkan bantal kesayanganku buat sandaran.” Mau tak mau Randy tersenyum melihatnya. “Tidak perlu, Rei. Aku tidak apa-apa kok.” Namun Reina tidak menerima penolakan. Diletakkannya bantal tersebut di pangkuan Randy. “Nih pakai saja, tidak perlu kembalikan cepat-cepat.”
10767 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Mata yang tadi manis, berubah menjadi jengkel. Karin menggeser pintu kamarnya sampai terbuka dan mengambil bantal dari ranjangnya. Kaito tidak terlihat, dan Karin sedang tidak peduli. Karin membanting bantal itu ke lantai dan duduk bersimpuh di dekatnya. Karin lalu memukulkan bantal itu ke lantai—membanting sekuat tenaga, berkali-kali sampai bantal itu sedikit berubah bentuk. Karin melampiaskan seluruh kejengkelan dan amarahnya pada bantal itu.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kontrak Tuan Besar Meier

Menjadi Istri Kontrak Tuan Besar Meier

Sesampainya di rumah, Carlen bergegas menemui Anike dan memberikan bantal berbentuk lebah padanya. "Apa ini?" Anike mengernyit keheranan. "Sesuatu yang paling berharga dalam hidup Marten. Kalau tidak ada bantal ini, dia tidak akan bisa tidur nyenyak," jawab Carlen seraya tergelak. "Astaga! Kukira anda akan menculik seseorang, ternyata cuma bantal." Anike berdecak pelan.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 758 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Taruhan Dengan Ceo Muda

Taruhan Dengan Ceo Muda

‘Sepertinya dia kesal karena aku memaksanya. Tapi belum lima menit berlalu, suara langkah kaki kecil kembali terdengar. Verlyn muncul lagi, kali ini membawa sebuah bantal dari sofa ruang tamu, lalu merebahkan tubuhnya di karpet, tepat di dekat Kayn, dan meletakkan kepalanya di atas bantal. Kayn menatapnya heran. “Jangan bilang kau mau tidur di sini...”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status