Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ular Di Farji Istriku

Ular Di Farji Istriku

serunya, lalu tak lama kemudian Nik Ratmi keluar membawakan bantal bersarung merah, tampak seperti kain beludru, walau dalam keremangan terlihat sedikit mengkilap. Pak Kusno mengambil bantal yang disodorkan istrinya, kemudian meletakkan di dekatku, aroma bantal begitu menusuk, wangi parfum f*nbo menguar, khas minyak para dukun. Ratna disuruh berbaring terlentang, Menit berikutnya pria paruh baya itu mulai merapalkan sesuatu yang tak kutahu artinya.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Kasur yang dia tiduri sekarang adalah pesanan khusus Yumna, yang katanya sangat baik untuk kesehatan punggung. Wanita itu biasanya suka meletakkan bantal empuk di sisi ranjangnya, agar bisa bersandar sambil membaca buku sebelum tidur. Detail-detail kecil yang tidak berarti ini, pada saat ini, tiba-tiba menghantam benaknya dengan begitu jelas. Gerakan Kevin sempat terhenti sejenak hampir tanpa disadari. "Kak Kevin?" Tania mengerang karena merasa tidak puas, lengannya melingkar di leher Kevin dan menarik pria itu kembali ke arahnya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain. "Nah, butuh pempers nggak, As?" Sontak, Asih yang tengah mengamati sekitar menoleh ke arah Bayu yang kini memegang satu pack popok dewasa. "Balikin, Mas," bisik Asih yang kesulitan meraih benda di tangan pria itu. "Ya siapa tahu kamu pakai ini, As. Katanya orang hamil kan beser," imbuh Bayu masih membaca satu per satu produk di hadapannya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

“Eh, bentar. Aku ada hadiah kecil buat kamu. Jangan gerak ya.” Mataku menyipit curiga. "Hadiah?" Dia lari ke kamar, terdengar seperti mengacak-acak sesuatu. Detik berikutnya, dia muncul lagi sambil membawa—sebuah bantal leher berbentuk alpaka ungu. Aku menatapnya, lalu bantal itu. "Gasan." “Iya. Buat kamu. Biar kalau tidur di sini nggak pegel lehernya. Lucu kan? Lucu dong?” Dia menunduk, nyodorin si alpaka ke mukaku.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Saya Tiba-tiba Menjadi Ibu Anak CEO

Pada saat Cintia menggantung pakaiannya, tiba-tiba dia teringat akan sesuatu. Sialan. Cintia lupa membawa bantal itu. Bantal yang bisa membantunya tidur dengan baik. Tidak, Cintia sulit tidur. Obat tidur pun Cintia lupa bawa.
9.7149.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Suamiku, Lakon Sandiwara

Suamiku, Lakon Sandiwara

Kara hanya menyeringai, lalu tanpa pikir panjang melempar bantal ke arah Bane. “Sana tidur. Sebelum lo kebanyakan halu.” Bane menangkap bantal itu sambil cekikikan, lalu melenggang menuju kamarnya. Bane sedikit berteriak. “Ingat! Rumah ini banyak CCTV. Jangan berbuat yang… aku nggak mau edit sensor, oke!” Mala menunduk, pipinya memerah samar. Kara mengusap pelipisnya, geli sekaligus canggung. Sunyi turun perlahan setelah pintu kamar Bane tertutup.
10760 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

“Bantal itu, gua masih ingat kok semalam pas gua datang, nggak ada bantal. Dan juga satu lagi. Itu tisu di tangan lo. Lo kan orang yang nggak biasa ke mana-mana bawa tisu. Kayak apa-apa harus exactly higienis gitu.” “Hehehe ....” Alana meringis, malu, terpergok Zeline. “Habis nggak tega, Zel. Kamu kan udah kayak keluarga sendiri karena tinggal serumah. Masa’ tega lihat tidur posisinya nggak karuan begitu. Aku kasih bantal deh. Terus kamu tidur kayak semalem abis ngepet aja. Keringetan benget loh. Abis muter ke rumah orang kaya yang mana loh kamu? Haha… “ ‘DEEEGGGGG .... !!!!’
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Bastian mengambil selimut lain di lemari dan menebarkannya di lantai sebagai alas tidur. Berhubung hanya ada 1 bantal dan 1 guling, maka Bastian membiarkan itu semua untuk Naira. Dia memilih untuk menggunakan lengannya sebagai pengganti bantal. Naira masih terdiam mematung di sebelah ranjang, tubuhnya masih kaku, antara syok dan bingung. Haruskah dia tidur di kasur itu?
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Merebut kembali Cinta Istriku

Merebut kembali Cinta Istriku

Kini Ketiganya terlibat perbincangan tentang bayi kembar yang sedang menangis karena merasa risih itu. Tak lama kemudian, muncul lah ibunya Retha Di tangannya sedang memegang satu bantal yang bergambar kartun lelaki dengan hati terbelah. Sebelum masuk ke kamar ia sempat menyapa Justin sejenak, lalu menemui putri dan mantunya. "Tha, ini Mama bawain bantal kamu yang ada di rumah," ucap wanita paruh baya itu sambil meletakkan bantal tersebut di atas ranjang baby-nya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kain bantal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status