Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Lagi Budak Cintanya

Bukan Lagi Budak Cintanya

Semua orang di pergaulan kami tahu kalau aku sangat bucin pada Nathan hingga titik menyedihkan. Tiga belas tahun mengejarnya, aku memaksa diriku belajar habis-habisan, dari seorang anak haram keluarga kaya yang bahkan tak lulus SMP, hingga berhasil meraih gelas master ekonomi dari kampus bergengsi, hanya demi menarik hati ibunya dan menjadi istri Nathan. Namun setelah menikah, aku tak lagi mencampuri urusan perusahaan Nathan, apalagi memasak untuknya. Saat dia bergadang mengerjakan draf proposal demi cinta idamannya, aku malah asik mengajak teman-teman keliling dunia. Saat dia menemani cinta idamannya menonton peragaan catwalk di Pars, aku santai di rumah merayakan ulang tahun kucingku. Itu semua karena aku sadar bahwa pernikahan bisnis tidak akan pernah mendatangkan perasaan tulus. Semuanya hanyalah khayalanku semata. Di kehidupan sebelumnya, aku membantunya menangani konflik internal perusahaan, tapi dia malah mengerutkan kening dan membentak, “Kamu terlalu jauh mencampuri urusanku.” Aku belajar memasak sup demi penyakit lambungnya, tapi dia malah memberikan semuanya pada si cinta idaman yang sedang lembur, sambil berkata acuh tak acuh, “Dia lebih capek daripada aku.” Hingga di hari aku kecelakaan, dia masih sibuk menyalakan kembang api di seluruh penjuru kota hanya demi membuat cinta pertamanya tersenyum. Aku berlutut memohon padanya, tapi dia malah menatapku rendah dari atas. “Yuna, hubunganmu dan aku hanyalah sebuah transaski.” Begitu membuka mata kembali, aku sudah berada di pesta pertunangan kami. Dia pergi di tengah acara demi menghibur si cinta sejati yang baru saja putus cinta. Kali ini, aku tak mengejarnya. Aku malah mengambil mikrofon di depan semua tamu undangan dan berkata, “Mohon maaf semuanya, pertunangan aku dengan Nathan dibatalkan.”
4.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 140 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Di dalam ruang bioskop pribadi yang remang-remang, ayah tiriku ajak aku nonton film dewasa, katanya ini adalah hadiah untuk tandai kedewasaanku. Lihat adegan di layar, ada seorang pria dan wanita larut dalam kenikmatan, tubuhku mulai terasa gatal dan gelisah. Nggak sadar, aku rapatkan kedua paha yang telah basah, berusaha tahan sensasi seperti aliran listrik yang menggetarkan. Lihat wajahku yang memerah, ayah tiriku mendekat di antara kedua kakiku, lalu tanpa ragu tarik celana dalamku. “Sayang, biar ayah tirimu ini ajarkan kamu gimana jadi wanita seutuhnya. Kamu akan nurut, kan?” katanya pelan. ……
30.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
4.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 153 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Aku tumbuh besar di luar negeri. Ibuku takut aku akan mencarikannya menantu orang asing. Jadi, dia mengaturkan tunangan yang tampan dan berbakat untukku di ibu kota, juga memintaku untuk pulang dan bertunangan. Aku pergi ke sebuah toko barang mewah untuk memilih gaun pertunangan, lalu jatuh cinta pada sebuah gaun panjang tanpa tali berwarna krem. Ketika aku hendak mencobanya, wanita di sebelahku melirik gaun di tanganku dan berkata kepada pramuniaga, "Model gaun ini cukup unik. Aku mau coba." Si pramuniaga langsung merampas gaun itu dari tanganku dengan kasar. Aku pun berkata dengan kesal, "Segala sesuatu harus ada urutannya. Aku yang duluan lihat gaun ini. Kalian nggak punya aturan?" Namun, wanita itu menatapku dengan penuh penghinaan dan menjawab, "Gaun ini harganya 376 juta. Mana mungkin orang miskin sepertimu mampu membelinya? Aku ini adik angkat Nicholas Kurniadi, presdir Grup Kurniadi. Di ibu kota, cuma Keluarga Kurniadi yang berhak tetapkan 'aturan'!" Kebetulan sekali! Bukankah Nicholas itu tunanganku? Aku langsung menelepon Nicholas dan bertanya, "Adik angkatmu rebut gaun pertunanganku. Gimana kamu mau selesaikan masalah ini?"
7.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 244 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

"Lina, apa sudah kamu pikirkan baik-baik, setengah bulan lagi kita berangkat ke ibu kota?" Lina Watson menjawab pelan, tetapi tegas, "Ya." "Baguslah! Guru dan istri guru sudah menunggumu di ibu kota." Di seberang telepon, guru tidak tahan untuk bertanya lagi, "Tapi kudengar kamu sudah berkeluarga di sana selama delapan tahun, apa kamu benaran rela meninggalkan ayah dan anak itu? Lalu bagaimana dengan Alan? Kudengar anak itu lebih dekat dengan ayahnya. Apa dia mau ikut denganmu?" Lina tersenyum getir. "Alan sudah nggak mengakui aku sebagai ibunya, mana mungkin dia mau ikut denganku. Aku akan membawa Alicia." Sang guru di seberang hanya bisa menghela napas. "Kalau begitu, karena kamu sudah memutuskan, kita bertemu setengah bulan lagi di stasiun kereta ibu kota."
5.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor

Sahabat Masa Kecil Suamiku Adalah Pelakor

Di malam ketika Peter menikah dengan wanita lain, Nindy menghancurkan rumah tempat mereka bersama selama delapan tahun!
12.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 419 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Setelah suamiku tak lagi berfungsi, aku mulai mengisi hari-hariku dengan mainan. Pada akhirnya, aku malah kecanduan pada hal yang sulit dijelaskan itu. Dengan alasan suamiku sudah melukaiku sampai berdarah saat menggunakan mainan itu, aku memutuskan pergi ke sebuah klinik untuk mencari pengobatan. Tak disangka, ternyata dokter pria di sana adalah teman suamiku sendiri. Saat dia memintaku berbaring di ranjang pasien, lalu dengan tegas memisahkan kedua kakiku dan tangannya mulai bergerak ke arah sensitif itu. “Adik ipar, jangan panik… sini biar kuperiksa.” Rasa hampa dan gejolak dalam diriku mulai membakar akal sehat. Di saat yang bersamaan, aku mendengar suara suamiku dari balik pintu sedang mencariku.
2.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Menantuku Dari Keluarga Kaya

Menantuku Dari Keluarga Kaya

Pada hari ulang bulan cucuku, aku datang membawa hadiah untuk merayakannya. Menantuku melihat pakaian baruku dan langsung menegur, "Kalau nggak punya uang, jangan pakai barang palsu! Malu-maluin banget!" Besanku malah melemparkan uang 2 juta kepadaku! "Putramu itu menantu keluarga kami, lantas apa hakmu untuk melihat cucuku?" "Ambil uang hasil menjual putramu dan pergi!" Wajahku memucat. Suamiku membelaku, tetapi yang kami dapatkan justru hinaan yang makin parah dari mereka. Namun, pada akhirnya, mereka berlutut memohon kepada suamiku, meminta kami memberi mereka kesempatan untuk hidup.
7.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 190 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Dario berbisik menyebut namanya 999 kali dalam tidurnya. Namun, tak pernah menyebut namaku. Lima tahun aku memberikan segalanya untuk Dario Mahardika, pewaris salah satu dinasti mafia terkuat di Aropa. Aku mengubah rumahnya menjadi rumah yang hangat, mengingat setiap detail cerobohnya yang terlewat, bahkan meninggalkan mimpiku menjadi seniman, dengan harapan bahwa suatu hari, dia akan memilihku. Namun, setiap kali Arisa muncul, kesetiaan Dario bergeser padanya. Malam itu, ketika kuah sop yang panas melukai lenganku, dia segera melindungi Arisa dari goresan yang nyaris tak meninggalkan bekas. Di depan umum, pandangannya tak pernah tertuju padaku, selalu mengarah kepada Arisa. Aku hanya istri di atas kertas, tetapi bukan dalam kenyataan. Jadi aku pergi. Hanya dengan sebuah koper, surat cerai yang dia tanda tangani tanpa sadar, dan sebuah rahasia yang tak pernah kuberi tahu padanya, yaitu aku sedang hamil tiga bulan. Saat dia sadar, semuanya sudah terlambat. Perceraian itu nyata. Berkas klinik itu nyata, dan ketika dia menyadarinya, aku sudah lenyap. Sekarang, pria yang dulu menguasai kota dengan dingin itu menghancurkan dunia untuk menemukanku. Dia punya tentara, uang, dan seribu permintaan maaf yang tak pernah dia ucapkan saat aku masih menjadi istrinya. Namun, aku bukan lagi wanita yang memohon kasih sayang. Aku seorang ibu. Seorang seniman. Seorang pejuang. Pertanyaannya bukan apakah Dario bisa menemukanku. Akan tetapi, apakah ketika dia berhasil, aku akan membiarkannya kembali ke kehidupan yang pernah dia hancurkan.
8.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 257 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Suamiku, sang CEO, selalu mengira aku ini perempuan matre. Setiap kali pergi menemani cinta pertama yang depresinya kambuh, dia akan membelikanku satu tas Hermes edisi terbatas. Setengah tahun kami menikah, ruang wardrobe penuh sesak dengan tas-tas mahal. Sampai ketika tas yang ke-sembilan puluh sembilan kuterima, dia menyadari perubahan sikapku yang tiba-tiba. Aku tak lagi menangis histeris setiap kali dia pergi menemani wanita itu. Aku tak lagi menerjang hujan badai hanya karena satu kalimat, “Aku ingin bertemu denganmu.” Yang kupinta darinya hanyalah sebuah jimat pelindung untuk anak kami yang belum lahir. Saat kata “anak” terucap dari bibirku, tatapan Andika Kesuma sedikit melunak. “Kalau kondisi Olivia sudah membaik, aku temani kamu periksa kehamilan ke rumah sakit.” Aku hanya mengangguk dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari lalu… aku sudah kehilangan anak itu. Ya, aku keguguran. Antara aku dan dia kini… hanya tersisa selembar surat cerai yang menunggu untuk ditandatangani.
10.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 334 Beses bilang kain royal twist
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status