Aku dan Ayahku Super Tajir Melintir
Celebespenyesalan ayah dan anakour story penyesalancerita sedih anak tak dianggapkata-kata penantian
Brian pergi dari sana hanya melirik Kaisar dengan sangat tajam.
"Kenapa dia? Seharusnya dia membalas aku. Hah, sekarang aku menang dan itu membuat aku lega. Ana tidak akan pernah aku lepaskan. Lagi pula aku sudah menjadi pahlawan saat itu. Pasti Ana akan mengingatnya dan membalas budi." Kaisar menutup jendela mobilnya kembali, lalu segera memarkirkan mobilnya tepat di halaman depan pintu utama. Dia merapikan kemejanya, kemudian melihat wajahnya di kaca spion dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan karena terkena angin saat membuka jendela tadi. "Baiklah, aku sudah siap. Romo sudah menghubungiku dan ingin membicarakan pernikahan. Pasti dia sudah mengetahui di mana Ana berada," gumamny
人気のチャプター