Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Mbak Aiza mengikuti arah pandang ku dan segera mengenali pria itu, kemudian melangkah kecil mendekat dengan senyum sopan. “Dokter Wangsa?” Satya mengangguk dengan sopan, matanya tetap tidak bisa lepas dari wajah ku. “Maafkan saya jika mengganggu, Bu Aiza. Saya baru saja dari makam ibu saya yang terletak tidak jauh dari sini, jadi saya menyempatkan diri untuk mengunjungi makam almarhum Pak Adam. Saya melihat kalian, dan hendak menyapa.”
463 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Anara

Anara

Gadis itu lantas mengambil ponsel dari saku celana, dan menghubungi seseorang. “Chel, lo dimana?” Anara berbicara dengan suara parau, saat sambungan telepon telah terhubung. “Lo, kenapa An? Gue masih stay di Paris.. Masih satu bulan lagi, beb.” Chelsea, satu-satunya sahabat yang dimiliki Anara, sekarang sedang berada di Paris mengikuti kelas exclusive seorang designer terkenal. “Ah, iya! Gue lupa masih satu bulan lagi! Ya sudah, gue tutup, deh!”
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Ucapnya seraya melepas bathdrobe. Badanku gemetar...
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

Kadrun menghentikan laju motor bebeknya di tepi Jembatan Makalam. Sebuah jembatan di tengah Kota Jambi berdinding beton merah yang menghubungkan kawasan Cempaka Putih dengan Simpang Kapuk. Satu dari tiga jembatan yang terkenal di Kota Jambi selain Jembatan Gentala Arasy dan Jembatan Batanghari II. Jembatan Makalam diambil dari nama walikota pertama Jambi yang menjabat sejak tahun 1946 hingga 1948. Terdapat sebuah makam tua di bawah kaki jembatan yang dipercaya masyarakat setempat menimbulkan suasana angker di sekitar Jembatan Makalam pada malam hari.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

Malam duduk bersama Ibu, mendengarkan radio tua yang kadang masih mengeluarkan suara gemeretak. Tapi di antara semua itu, ada satu rutinitas yang diam-diam tak pernah aku lewatkan: membuka pesan singkat dari Kak Arman. Tidak setiap hari. Tidak banyak. Hanya sesekali. Kalimat sederhana seperti: "Kakakmu makan tadi jam berapa?" "Ada yang minta kamu di toko, pelanggan lama katanya." Atau sekadar: "Hati-hati pulangnya."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kala Cinta Menggoda

Kala Cinta Menggoda

Keduanya tersenyum dan Andina berkata, "Mama harus kuat! Karena cucu mama tidak hanya satu. Jangan lupa minum susu tinggi kalsium, Ma. Biar kokoh seperti beton!" Sarasvati mengangguk dengan bangga. "Pokoknya mama tunggu kedatangan kalian di Jakarta! Gak kangen apa sama macetnya Jakarta?" ujarnya sebelum tersenyum miris. Jelas, Sarasvati yang rindu Jakarta pun harus menelan paitnya lagi macetnya kota itu jika sudah berada disana. "Macet Jakarta kok dikangenin, Mam! Gak ada yang kangen! Kota ini sudah terlalu nyaman untuk ditinggali." timpal Marco sebelum menghirup udara hujan yang menyegarkan.
1059.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kaka kalimasada
Show Reviews (50)
Read
+Library
jung
akhirnya tamat jga bacanya, sbenerny si masi blm ikhlas masi pengen liat kisa Daniel Dina sama si marco dan abigail... tp ya udah yg penting happy ending. awal baca novel ini tt cuma iseng2 aja tp lama2 mulai ngerti sama alur ceritany, jadinya lanjut sampe novelnya tamat, ceritanya sangat seru....
Elok Fatimah
novel yg menceritakn kisah Dina yang di paksa menikah dgn Daniel karena keinginan orangtuanya Daniel, agar kehidupan Daniel bisa berubah lebih baik lagi krena cintanya pda Dina, meski Andina belum mencintai Daniel. Tapi akhirnya bahagia, stlh melwti ujian bersma Dina menerima Daniel apa adanya.
Read All Reviews
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Reza memilih tak banyak bicara, menyimak penjelasan Rojali meski ketakutan kian kentara di wajahnya. “Ilham menemukan gubuk kecil di dekat sungai di Lancah Darah. Ada seorang aki-aki yang tinggal di sana. Sepertinya aki-aki itu masih memiliki hubungan dengan Kalong Hideung.” “Aki-aki?” “Sayang sekali, gambar aki-aki itu dibawa Ilham. Tapi, untungnya saya masih mengingat ciri-cirinya.”
9.774.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as kaka kalimasada
Read
+Library
HUMAIRA

HUMAIRA

Kesal Jaka. Mohon votenya ya readers Mohon kritik dan sarannya Terima kasih sdh mau mampir untuk membaca Happy reading
103.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Gimana?” “Emm … oke, satu detik ….
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kelana

Kelana

tanya Lana antusias. Caleb melihat ponselnya, mengecek kalender. "Ya, 17 Februari. Tapi tanggal 14 ada event Valentine di sini, saya open card, kamu bisa datang lagi saat event, atau tanggal 17, anytime," ujarnya sambil mengeluarkan sesuatu dari dompetnya. Caleb mengambil sebuah kartu dan menyerahkannya pada Lana. "Ini kartu nama saya, di sana ada nomor W******p, telepon juga bisa. Kalau sewaktu-waktu butuh, tinggal call aja, saya bisa diajak ketemuan di manapun atau pembacaan via online," jelasnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status