Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

ucap seorang wanita paruh baya “Jeki. Seorang arsitek bernama Jeki.” “Ah, sebenarnya kami baru saja mendapat informasi bahwa Jeki sudah tiada.” “Apa?” “Kami juga mendapatkan berita yang tidak terduga. Pasalnya seorang petugas pemadam kebakaran yang hendak pergi bekerja melihat seorang pria yang tergeletak di jalan dengan luka yang parah. Di saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit dan kami mendengar kabar bahwa pria itu adalah Jeki dan pihak rumah sakit sudah mengonfirmasi bahwa Jeki sudah tiada.”
5.2K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Kebetulan Ayah sedang tidak ada perjalanan ke luar kota, maka semua setuju. Sebuah kafe bergaya Eropa terlihat mewah dari bangunannya. Kafe ini terletak di tengah kota sehingga menarik perhatian pengunjung begitu kuat. Tidak ada tujuan lain yang membawa Rentina berada di kafe ini selain bertemu dengan Salim, ayah Angel. Rentina sengaja tidak memberitahu Bema tentang pertemuannya ini karena ia mengaggap bahwa ini urusan orang tua. Ia yakin ada sesuatu hal penting yang ingin dibicarakan oleh Salim.
1047.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kamalila (Kama & Kalila)

Kamalila (Kama & Kalila)

Gadis itu berjalan ke arah pemilik kedai yang melihat pertengkaran mereka, ia meminta maaf dan segera berlari mengejar Kama yang sudah berjalan jauh. Kalila berkali-kali memanggil nama Kama agar pria itu berhenti atau memelankan laju langkahnya yang lebar, ia kesulitan berlari mengejar Kama. Kalila tak melihat sebuah akar pohon yang menonjol keluar dari tanah, dan kaenanya ia menyandung akar tersebut dan membuat tubuhnya tersungkur jatuh dengan kedua lututnya yang menopang tubuh.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Dermaga Kala

Dermaga Kala

Aku lagi jogging nih, deket rumah kamu. Adimas mengirim foto. Tiba-tiba saja Kala tersenyum. Manis banget. Baju olahraga hitam yang biasa Adimas pakai terlihat sangat cocok. Menambah kesan maskulin yang dimilikinya. Kala nyengir, “Kayaknya gue harus pergi, deh.”
400 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Vila Melati

Vila Melati

Bab 14 Meninggalkan vila dan akan pulang ke mess, kulihat Atika berdiri mematung di jalanan dekat danau. Berkacak pinggang serta dagu ditinggikan, sepertinya ia sengaja menungguku. Sorot mata penuh kebencian, ia tak berkedip menatapku. Aku tahu dia sedang berusaha menahan gejolak amarah yang memanas di ubun-ubun.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status