Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARSHAKA

ARSHAKA

Benci, ia jadi semakin benci dengan Arshaka dan komplotannya yang suka main tangan dan kasar dengan orang lain. "Lo dipanggil Buk Dewi njir." Kata Raka. "Buat apaan? Ngomelin gue doang? Bikin gatel dikuping doang." Sahut Arshaka santai. Keempatnya naik ke rooftop, tempat yang dikunci dan tidak ada satu orangpun yang punya akses kesana. Hanya Arshaka yang punya kuncinya dan bisa naik kesana. Di rooftop ini, ia punya satu ruangan khusus yang disulapnya menjadi basecamp mereka disaat malas masuk ke kelas atau sekedar ingin berlama-lama di sekolah.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

"Yeay! Kakak baik banget. Makasih ya, Kak." Arinda tersenyum senang saat ponsel berwarna hitam itu berpindah ke tangannya. Ia langsung menyalakan layarnya dan merasa bersyukur karena tidak dikunci dengan password untuk masuk ke konten menu. Dengan cekatan ia meng-klik ikon f******k dan lagi-lagi ia bersyukur Elang belum log out dari akun tersebut. Jadi ia tak usah repot-repot memutar otak mencari alasan agar Elang bersedia memberitahu e-mail serta password dari akun f******k miliknya. Bisa-bisa laki-laki itu curiga nanti.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

ucap seorang wanita paruh baya “Jeki. Seorang arsitek bernama Jeki.” “Ah, sebenarnya kami baru saja mendapat informasi bahwa Jeki sudah tiada.” “Apa?” “Kami juga mendapatkan berita yang tidak terduga. Pasalnya seorang petugas pemadam kebakaran yang hendak pergi bekerja melihat seorang pria yang tergeletak di jalan dengan luka yang parah. Di saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit dan kami mendengar kabar bahwa pria itu adalah Jeki dan pihak rumah sakit sudah mengonfirmasi bahwa Jeki sudah tiada.”
5.0K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Kebetulan Ayah sedang tidak ada perjalanan ke luar kota, maka semua setuju. Sebuah kafe bergaya Eropa terlihat mewah dari bangunannya. Kafe ini terletak di tengah kota sehingga menarik perhatian pengunjung begitu kuat. Tidak ada tujuan lain yang membawa Rentina berada di kafe ini selain bertemu dengan Salim, ayah Angel. Rentina sengaja tidak memberitahu Bema tentang pertemuannya ini karena ia mengaggap bahwa ini urusan orang tua. Ia yakin ada sesuatu hal penting yang ingin dibicarakan oleh Salim.
1047.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kamalila (Kama & Kalila)

Kamalila (Kama & Kalila)

Gadis itu berjalan ke arah pemilik kedai yang melihat pertengkaran mereka, ia meminta maaf dan segera berlari mengejar Kama yang sudah berjalan jauh. Kalila berkali-kali memanggil nama Kama agar pria itu berhenti atau memelankan laju langkahnya yang lebar, ia kesulitan berlari mengejar Kama. Kalila tak melihat sebuah akar pohon yang menonjol keluar dari tanah, dan kaenanya ia menyandung akar tersebut dan membuat tubuhnya tersungkur jatuh dengan kedua lututnya yang menopang tubuh.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

"Raka. Raka Akmana." "Eh?"
105.4K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
Dermaga Kala

Dermaga Kala

Aku lagi jogging nih, deket rumah kamu. Adimas mengirim foto. Tiba-tiba saja Kala tersenyum. Manis banget. Baju olahraga hitam yang biasa Adimas pakai terlihat sangat cocok. Menambah kesan maskulin yang dimilikinya. Kala nyengir, “Kayaknya gue harus pergi, deh.”
294 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as kaka kalimasada
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status