Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

Tidak ada lagi barang murah di dekatnya. Tempat tidur reot berubah menjadi kasur empuk dalam ukuran besar. Perabotan dengan kualitas terbaik. Keyla dimanjakan oleh Kai. Walaupun dengan paksaan dan tertekan karena aturan dibuat sesuka hari pria itu. “Nek, sekarang aku tinggal di tempat yang sangat bagus.” Keyla menghempas tubuh di atas kasur. Dia menatap langit kamar.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
See in The Dark

See in The Dark

Rasa nyeri meyakinkan dirinya jika ia tidak bermimpi. Benar saja, tempat tidurnya berbeda. Bukan Kasur empuk dengan alas sprei putih dan empat bantal di kepala seperti miliknya di rumah. Tapi dipan terbuat dari kayu besar yang berbau manis dengan kaki-kaki besar. Ada tiga lilin yang bersinar di dekat meja kayu dengan kaca dan sisir yang terbuat dari tulang. Jendela kamar tidak terbuka, padahal dari selanya Kyra bisa melihat cahaya menelusuk masuk. Ada sebuah lemari di dekat pintu, kacanya buram. Kamar itu tidak besar dan tidak kecil. Satu yang pasti, tempat itu terasa penggap.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Juki tersenyum dan mengantar wanita itu sampai ke jalan depan. Nadine perlahan membuka matanya. Wanita itu melihat langit-langit kamar yang tanpa asbes dan terlihat gentengnya yang masih jadul. Bangunan sederhana yang berdinding batu bata. Hanya berisi tempat tidur itu pun di atas lantai dan kasurnya bukan kasur yang empuk, tapi kasur kapuk yang jarang dijemur. Keras dan padat. Hanya saja kasur itu bersih karena Juki menutupinya dengan sprei.
9.878.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Amaz menjelaskan. "Oh itu. Ngomong dong dari tadi," ujar Binar. Ia membantu Amaz memindahkan kasur besar itu. Tempat tidur tanpa kasur itu terbuat dari kayu asli entahlah namanya mereka tidak tahu. "Gue di lantai," usul Binar. "Enggak bisa," protes Amaz. "Susah ya sesekali ngalah. Ini fair kok. Gue di lantai dengan kasur dan loh di atas tanpa kasur. Kain seprai dan selimut juga buat loh," Binar mencoba membujuk Amaz.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

jawabnya keukeuh. Aku pun menurut. Kembali merebahkan tubuhku di atas kasur yang sedikit keras. Maklum, bukan spring bed atau pun kasur busa. Hanya kasur kapuk yang sudah hampir lepek. "Maaf ya, Bu. Jadi ngerepotin," ucapku saat tangannya mulai menyentuh betis yang terasa bengkak. "Enggak apa-apa. Ibu senang, kok."
1062.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
BABU MILYARDER

BABU MILYARDER

Arka turun dan memasuki toko itu. "Mau cari apa, Pak?" Tanya seorang lelaki. Arka menoleh. "Mau cari spring bed," jawabnya singkat. "Oh ada, ayo ke belakang." Bersama lelaki yang sepertinya pemilik toko Arka dan Pak Darman menuju ke belakang ke gudang toko. Di sana ada banyak tumpukan kasur spring bed berbagai ukuran. "Mau yang ukuran King, tiga, Pak," Jawab Arka.
1079.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

kata Jalal, ia kaget begitu melihat kasur besar yang bersender di dinding ruang tamu. "Kata kakak bertopeng, ini untuk kita tidur." sahut Ghaffar. "Bagaimana caranya ia...?" Jalal dan Maryam saling pandang, mereka tak tau seperti apa Arash mendapatkan sebuah kasur besar. Mereka tak pernah melihat kasur yang seempuk dan senyaman itu. "Kakak itu membuatnya dari gambar..." sahut Ghaffar lagi. Jalal dan Maryam kembali berpandangan, apa yang Ghaffar katakan adalah hal yang mustahil bagi mereka, tetapi keberadaan kasur itu membuat mereka ingin percaya.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

GodTales: Terjebak di Dunia RPG (Role-Playing Game)

Kakinya ia gerakan ke atas ke bawah permukaan kasur yang membuat suara benturan khas di sana. Dia tidak peduli dengan penampilannya yang saat ini terlihat sangat biasa saja, dan tidak mencermikan gelar kaisar yang ia miliki. Karena sudah larut malam, Cassia tidak perlu mengkhawatirkan apapun tentang dirinya yang sedang memakai piyama merah muda imutnya.
8.89.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Mas Lurah

Terjerat Cinta Mas Lurah

"Mas gak apa - apa, tidur di lantai?" Tanya Kinan. "Gak apa - apa. Ini kan ada alas kasurnya." Jawab Aksa. "Tapi tetep aja dingin, hujan juga gini." Sahut Kinan.
842 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Cincin Penguasa Dunia

Sang Pewaris Cincin Penguasa Dunia

lapornya terbata. Caka mendudukan diri di kasur lalu menelonjorkan kedua kakinya. "Kakiku sedikit pegal!" Zava tahu suaminya minta dipijit, ia pun berjalan dengan sedikit menahan rasa nyeri di antara kedua pangkal pahanya. Duduk di sisi sang suami dan mulai memijit. Kali ini Zava mengenakan terusan sebawah lutut. Beberapa terusan yang sampai mata kaki belum dibawa masuk oleh para pelayan yang mengurusi laundry.
1016.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai kaki kasur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status