Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Forever Hours

Forever Hours

Kapan April membuat lelucon? "Kamu jangan jadi kayak hari ini, lah!" kelakarnya setelah habis tertawa. Kedua alis April berkerut, makin dalam. "Hah?" Beberapa mahasiswa yang kebetulan di sana mungkin akan menganggap Randi agak tidak waras. Alasan tertawanya benar-benar tak jelas. "Dingin." Randi menjela sebentar. "Mendung. Asal jangan gerimis juga."
3.5K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as kalender lucu
Read
+Library
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Tika mendekat, wajahnya ikut berubah serius begitu melihat isi kotak itu, “Nona... ini nggak lucu. Siapa yang ngirim ini?” “Saya nggak tahu, Tika.” Jawab Kalula, suaranya gemetar. Tapi dia mencoba menguasai dirinya sendiri. Dia menutup kotak itu kembali dengan cepat dan menarik napas panjang, “Sudahlah, biarkan saja. Mungkin cuma orang iseng. Nggak usah terlalu dipikirin.” Namun, jauh di dalam hatinya‒ Kalula tahu ini lebih dari sekadar keisengan. Ada sesuatu yang aneh dengan pesan itu, dan firasat buruk mulai merayapi pikirannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as kalender lucu
Read
+Library
Kali Kedua

Kali Kedua

From : Rinaku ❤ Nana juga kangen Mas 😊 To : Rinaku ❤ Gemesss ❤❤❤ Pengin telepon, pengin denger suara Nana 😭😭😭 From : Rinaku ❤ Ya udah, telepon aja To : Rinaku ❤ Tapi masih ada acara 😭😭😭 From : Rinaku ❤ Cup cup cup Jangan nangis dong, masa lagi ulang tahun nangis 😁 To : Rinaku ❤ Nana tahu? Mas malah lupa kalau hari ini lagi ulang tahun 😂 From : Rinaku ❤ 😆 To : Rinaku ❤ Balesnya singkat banget 😣
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 561 Times as kalender lucu
Read
+Library
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

“Kalau kamu butuh sesuatu, tinggal hubungi aku. Kapan pun. Jangan tunggu pingsan dulu.” Zura tersenyum kecil. “Kamu benar-benar tahu cara bercanda yang menyebalkan.” “Mau aku bikin lebih menyebalkan lagi?” “Mau kamu kutip puisi Shakespeare atau ngasih pantun kopi hitam, tetap aja konyol.” Mereka tertawa kecil. Hangat. Ringan. Tak seperti minggu-minggu yang baru berlalu—yang penuh beban dan luka.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as kalender lucu
Show Reviews (10)
Read
+Library
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Read All Reviews
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

Terutama murid badung seperti Calvin di kelas ini tidak paham dan juga tidak mau memahami apa yang di katakan gurunya itu. Pak Ikhsan ikut tertawa mendengarnya, namun tidak dengan Lingga yang justru jengah melihatnya. Baginya itu tidak lucu sama sekali. Bahkan ia tidak mengerti apa yang mereka tertawakan. Dimana letak kelucuannya? "Calvin, Calvin." Pak Ikhsan tertawa. "Saya kasian sama kamu. Hampir jalan tiga tahun sekolah di sini, tapi yang kamu tanyain selalu istirahat terus nggak ada maju-majunya."
1033.7K viewsOngoingAdded to Library 741 Times as kalender lucu
Read
+Library
My Boss My Enemy

My Boss My Enemy

"Sejak kapan seorang Kallica bisa berprasangka baik dengan orang yang bernama Bara. Di mulutmu sok serius, tapi di hatimu pasti sedang menertawakanku! Hei, pantat babon seharusnya kau bercemin dulu melihat wajahmu yang tidak simetris itu. Kau itu hanya menang di tinggi badan dan kekayaan. Selebihnya kau lebih mirip peranakan kingkong yang menikah silang dengan siamang!" Bara tertawa terbahak-bahak mendengar perumpamaan Kallica tentang wajahnya. Gadis itu selalu punya julukan setiap harinya. Entahlah, mungkin setiap malam Kallica berselancar di internet untuk mencari nama hewan yang mendiskripsikan Bara. Bara berdiri mendekati Kallica lalu mengacak rambutnya."Kamu lucu sekali, sejak dulu kamu
1.8K viewsOn holdAdded to Library 40 Times as kalender lucu
Read
+Library
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

ketus Rana menatap tajam suaminya yang sontak membuka mata lebar, "aku tahu kamu masih belum kerja, enggak punya penghasilan, yang berarti enggak ada tanggal yang ditunggu bernama tanggal gajian. Namun, tolong banget ini, tolong banget, jangan bicara sembarangan, aku kesal dengar begitu." "Bukan begitu, Kirana Zendaya!" seru Kalil beranjak dari ranjang dan bergegas ke meja kerja istrinya, mengambil kalender dan kembali ke ranjang, "lihat yang benar, sekarang tanggal sembilan, betul?" tambahnya memperlihatkan kalender dan menunjuk tanggal yang disebutkan. "Iya, terus?" Menunduk lemas Kalil dan memejamkan mata, "kenapa?"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as kalender lucu
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

tanya Gion tiba-tiba, matanya menatap Previta dengan penuh kebingungan. "Lah, kok tiba-tiba nanya tahun, kenapa?" jawab Previta dengan alis terangkat. "Ini kalender kok, tertulis tahun 2022? Kalender lama kenapa masih dipajang ...?" Gion merasa kepalanya berputar. Ia mengingat dengan jelas bahwa seharusnya ia sudah mati. Apa ia sedang bermimpi? "Ini tahun 2022, Kakak. Memangnya ini tahun berapa?" cetus Previta heran melihat gelagat sang kakak. Apa kakaknya sedang mengigau?
101.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as kalender lucu
Read
+Library
RAHASIA ISTRI YANG TERKHIANATI

RAHASIA ISTRI YANG TERKHIANATI

pungkas Miranda. Dara semakin merasa aneh dengan apa yang terjadi. Wanita itu pun melihat ke sekelilingnya. Ia merasa bahwa tempat yang kini sedang mereka tempati sangat tidak asing. Ia melirik ke arah sebuah kalender yang berada di salah satu dinding cafe. “2014??” Dara membulatkan matanya sempurna. “Kau kenapa? Seperti kaget gitu. Memang kenapa kalau 2014?”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as kalender lucu
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Meskipun pertarungan-pertarungan yang sudah mereka hadapi nyaris merenggut nyawa mereka, tetap saja mereka mengisahkannya sembari tertawa-tawa. “Masa lalu memang hanya patut ditertawakan, bukan,” kata Baramundi. “Ambil saja sisi lucunya,” ujar Mamak Jambul. Calistung yang masih tertawa meski tidak sekeras tawa Baramundi dan Mamak Jambul, mengangguk-angguk sedang janggutnya menjadi rapi akibat dielus oleh telapak tangannya yang kanan. “Semua peristiwa bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.” Calistung berkata, tersenyum, “Bahkan sakratulmaut juga masih ada orang yang mampu tertawa.”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as kalender lucu
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status