Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Wasiat Sang Pewaris

Istri Wasiat Sang Pewaris

Ucap Alfan memberi pengertian. Karina menyentuh tangan Alfan yang sedang mengelusi punggung belakangnya itu lalu memindahkan tangan itu ke arah pinggangnya dan berucap, " Bawel. Aku bene-bener nggak ada tenaga sekarang.. Mau peluk aja, sama elusin juga pinggang aku. " Alfan kembali menuruti karina"kamu kalau sakit memang manja begini? "
10885 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Lisa tak bisa berkata selain menikmati tiap irisannya. “Bagian mana dari novel itu yang paling kamu suka?” “Saat mereka barefoot saat ngamen, jawab Lisa, aku membayangkan bagaimana cantiknya Jocelyn saat menari mengikuti irama siter yang dimainkan Mark. Kalau kamu?”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Bukan koma lagi, bukan serpihan paru-paru atau mulut lama, melainkan sesuatu yang berbeda: Siluet tangan. Ratusan, ribuan tangan—menjulur dari dalam cahaya titik, seakan berebut ingin keluar. Suara bergema dari sana, bukan satu, tapi banyak, berlapis-lapis: > “Kalimat pertama sudah lahir. Maka kami berhak menulis kalimat kedua.” --- Retakan Baru: Para Penulis yang Terlupakan Kael menyeringai getir. “Hebat. Jadi ternyata bukan cuma kita yang berjuang. Ada yang lain… di balik tirai.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

) Kalista menekan keyboard sampai ketukannya terdengar lebih berisik dari ketika ia mengetik novel. ("Mbak, aku cuma memberitahu jujur. Bahkan aku pernah membaca karya author lain yang pembacanya tidak seramai karyamu, tapi penggambaran adegannya lebih bagus. Tidak cuma dialog marah-marah tidak penting saja untuk menambah jumlah kata. Mbak harus mengerti kalau esensi konflik novel itu tidak hanya sekadar marah-marah dan bikin tegang. Segala sesuatunya ada seninya. Jangan ditulis asal. Mending mbak menulis romance biasa saja. Narasi mbaknya lebih bagus untuk penjabaran perasaan. Ya, begini resikonya kalau belum pernah berumah tangga, tapi nekat menulis konflik rumah tangga. Lepas jadinya.")
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Kara menyimpan novel dalam balik bajunya, ia sengaja mengalihkan perhatian Tina agar tak memperhatikan apa yang sedang ia lakukan. Setelah berada dalam kamar mandi, Kara mengambil novel. Ia merangkai kata yang di garisbawahi. Tercipta sebuah kalimat. Aku salah memilih, bantu aku, Rain Heart. Kara duduk di atas smart toilet sambil berpikir. Rain Heart, apakah itu Reinhard? Karena tak mungkin Amara menuliskan nama Reinhard. Ia sengaja mencari kata yang ada di novel dengan pengucapan hampir mirip. Novel yang sama dengan alamat Reinhard yang Kara temukan.
9.98.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Bersambung Oke, Kakka yang tidak sabar mengikuti alurnya. Boleh cukup sampai di sini ya, saya sedang menulis novel bukan cerpen, silakan nikmati saja alurnya, insyaaAllah banyak ibrah yang bisa diambil, jangan lupa tinggalkan jejaknya. ? Sudah baca cerita author yang lain : 1. Dilamar Anak Kiai (End) 2. Marry Me Gus! 3. Ketikung Anak Kiai 4. Naik Ranjang Ibuku
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“…ingin…” Pelangi memiringkan kepala. “Ingin apa?” Asa diam cukup lama. Lalu akhirnya berkata pelan. “…ingat… tanpa sakit…” Kalimat itu membuat Pelangi langsung tersenyum lembut. Ia mengangguk perlahan. “Kita coba sama sama ya.” Asa bergerak kecil. “…sama…” Pelangi tertawa kecil. “Iya.” Sunyi kembali turun.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Mungkin bukan rindu pada Elister, tapi rindu pada masa lalu di mana Elang pernah ada di dekatnya. "Saya yatim piatu, Nyonya," jawab Elang tenang, berbohong namun jujur di saat yang sama. "Saya tidak tahu siapa orang tua saya. Mereka membuang saya di panti asuhan. Wajah ini... memang pasaran dan kampungan." Kata "membuang" sengaja dia tekan. Wajah Larasati berubah pucat. Rasa bersalah yang entah datang dari mana mulai menyelimuti hatinya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Tiara juga masih mengingat kata-kata Aidit di malam terakhir percintaan mereka. “Sayang... Oouuhh... Aarrhh...aku ingin menikmati ini tanpa keluar, enakkan sayang,” Aidit menahan rasa nikmat itu, seakan-akan itu adalah cairan kenikmatan miliknya yang terakhir.
9.6433.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.7K kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
madehilda
Halo, pembaca sekalian. :) Terima kasih atas antusiasnya terhadap novel ini yaa.. Btw, aku punya novel terbit yang bisa kalian baca. Bisa pesan di shopee atau tokopedia Stiletto Indie Book. Nama Pena : Rere Putri Judul Buku : Goresan Rasa Terima kasih banyak ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Kalimat itu mengalun seperti dialog salah satu novel dewasa terjemahan karangan perempuan yang khusus ditulis untuk mengembangkan pengalaman emosional dan sisi liar kutu buku perempuan yang miskin bersosialisasi. Svaha tidak bisa menahan senyumnya saat mendengar kalimat yang tujuh puluh lima persennya adalah helaan nafas itu. “Mau apa kamu, sayang?” suaranya melembut. “Menggodamu.” “Hanya menggodaku?”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai kalimat esai novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status