KAMAR KEDUA
“Prabu. Kayaknya kita harus ke kamar tidur Prabu di rumahnya. Gue rasa itu tempat yang jarang dimasuki siapa pun. Termasuk Sheza. Kita semua fokus ngubek-ngubek kantor dan rumahnya pasca menikah tapi lupa kalau dia punya kamar lajang.”
Tatapan Arga berubah. “Lo mikir apa?”
Satria tersenyum tipis, hampir sinis. “Sebagai mantan duda, gue tahu satu hal. Tempat paling aman buat nyimpen sesuatu itu bukan bank. Bukan kantor. Tapi kamar tidur. Dia pernah ngetawain gue karena nyimpen buku service motor di lemari berkas kamar.”