Duka Pernikahan
“Apa aku nggak ada waktu kamu butuh, Nif?”
“Kamu ada, tapi versi berbeda. Dan aku akui juga, aku terbuai dengan semua itu. Aku nyaman sama dia, tapi kamu jangan pernah berpikir aku sentuh dia. Aku nggak sentuh dia. Mungkin cium itu iya aku akui, tapi sampai berhubungan suami istri nggak. Waktu kamu denger dia ngomong kalau dia ngerasain sakit, ya kami main bowling dan dia jatuh. Bukan aku sentuh, dia ngomong begitu biar kamu sakit hati. Aku memang rencana pisah sama kamu. Tapi itu dulu. Wanita yang menjadi selingkuhanku juga bukan hanya Ayuna. Tapi ada yang lain, aku lampiasin marahku ke kamu dengan cara seperti itu dan buat aku nyesel. Semua aku tinggalin dan mau perbaiki, Jana.”
Bab Populer