The Vestige
Iselfiabila kubuka matakukabur matanya karena hendak pingsankabur mata karena hendak pingsanmata pusing saat melirik
Antusias bercampur rasa takut, Neesa menceritakan secara detail, bahkan mencontohkan.
Meski tidak ada bayangan dan terkesan tidak masuk akal, karena tak mungkin ada hewan buas di sini. Apalagi serigala atau anjing. Di lingkungan kumuh seperti ini, jangankan memberi makan anjing, memberi makan diri sendiri saja susah. Khanara yakin bahwa Neesa tidak mungkin mengada-ngada.
“Geramannya tidak hanya sekali, beberapa kali. Aku tak menghitungnya karena terlanjur takut.”
Beliebte Kapitel