LUKA TAK BERDARAH
Cindy yang memang santri baru dan belum memiliki kitab kuning yang nanti akan dipelajari oleh santri di pesantren, Cindy sedikit kebingungan mencari tempat untuk duduk, hingga akhirnya ada salah seorang santri menyapanya.
“Hai, antum santri baru ya? Sini duduk sini,” ucap salah satu santriwati.
“E … eh, iya makasih kak,” ucap Cindy lalu duduk bersila dengan masih mengenakan mukenanya.
“Kenalin aku Sinta salah satu pengurus di sini,” sapa kak Sinta memperkenalkan, sambil menjulurkan tangan kanannya.
“Aku Cindy, Kak,” balas Cindy, yang juga menjulurkan tangan kanannya.
Hot Chapters