Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Kuraih kontak mobil di meja, dan segera melangkah menuju garasi luar. Mata ini langsung celingukan mencari keberadaan barang yang dimaksud Mas Rehan. Tak berselang lama, kantong kresek berwarna putih itu tergeletak di kursi depan samping kemudi. Aku langsung menatap cengo benda tersebut. Kresek itu agak terbuka sedikit hingga memperlihatkan kemasan bergambar perut buncit. Pikirku langsung menuju hal yang membuat dada bergemuruh. Ngapain Rehan beli obat cacing. Emangnya dia pikir istrinya ini cacingan apa?
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

tanya Jiya sambil menerima kantong kresek yang terlihat berisi beberapa barang tersebut. "Ada sedikit oleh-oleh. Nah, yang kresek hitam ini untuk kamu dan yang putih ini untuk Dila. Sekalian juga nitip untuk pak Ruslan ya," ucap Mas Iwan sambil menyodorkan kantong kresek berwarna putih lainnya.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

Apa ia baru saja lari marathon? “Apa lagi ini?” Aku menerima kantong kresek berwarna hitam. “Sudah, cepat pakai. Rombongan bang Satria sebentar lagi sampai,” ujarnya. Intan memegang dadanya, mencoba mengontrol nafasnya yang masih tersenggal. Aku kembali terperangah melihat sebuah gamis berwarna mocca. Dibagian leher, tangan dan sebagian depan gamis bertaburkan payet berwarna coklat.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

Setelah beberapa detik dalam keheningan yang tegang, Mbah Karso akhirnya mengambil sebuah kantong kecil yang terbuat dari kain hitam. Ia membuka kantong tersebut dengan hati-hati dan mengeluarkan tiga buah jimat kecil yang terbuat dari kayu hitam, masing-masing diikat dengan benang merah yang terlihat kental dengan simbol-simbol kuno.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Tepukannya di punggung Dimas membuat Dimas terbatuk karena saking kerasnya. “Semoga, segala sesuatunya lancar ye, Dim. Ini memang nggak banyak, tapi setidaknya bisa nambahin isi dapur lo yang gede banget itu. Hehe.” Genta menyodorkan sekantong kresek hitam yang isinya samar terlihat: gula pasir, teh celup dan entah apa—tampaknya makanan. Dimas mendorongnya kantong itu kembali. “Gen ….”
10234.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Pak Dosen

Menjadi Istri Pak Dosen

Ia pun memungut bungkusan kresek itu lalu membolak-baliknya untuk melihat isinya karena kresek itu berwarna putih transparan. “Apa ini, Mas?” tanya Ayana seraya mengerutkan keningnya. Kemudian ia membuka bungkusan kresek itu dan melihat banyak kondom dengan berbagai macam merk. Karena sedang nyetir, Kenzo tidak berani lengah dan tetap fokus menatap ke depan. “Apa, Ay?” tanya Kenzo seraya menoleh sekilas pada Ayana.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Mencintai Istri Kakakku

Mencintai Istri Kakakku

Farzan berdiri di depan flat Nadzifa, setelah pulang dari kantor. Satu kantong kresek berwarna hitam menggantung di tangan kanan. Dia menekan tombol bel dengan tangan yang masih bebas. Dalam hitungan detik, seorang perempuan berparas cantik dengan rambut hitam tebal telah berdiri di sela pintu. Seperti biasa Nadzifa mengenakan baju kaus oblong dengan celana jeans pendek selutut. Pakaian ‘kebesaran’ yang selalu dikenakan sehari-hari.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Ia tampak diam dan memiliki dunia sendiri, namun sebenernya ia paham apa yang terjadi disekitarnya. Yura keluar dari rumah itu dengan membawa sebuah kardus dan memakai tas ransel. Tisha juga memakai tas ransel dan sebuah tas di tangannya. Ranti melihat Yura mengangkat kardus yang dibawa Yura dengan tatapan mengejek dan menyunggingkan senyum.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
MISTERI GUNDUKAN TANAH

MISTERI GUNDUKAN TANAH

Aku menoleh kesana kemari, namun tetap nihil, aku tidak menemukan siapapun. "Ah ... Iseng sekali," gumamku. Aku hendak menutup pintu kembali, namun ekor mataku menangkap sesuatu di bawah pintu. Sebuah kantong kresek hitam tergeletak di depan pintu. Entah apa isinya, namun terlihat sesuatu yang berisi banyak. "Siapa yang datang, Wira?" tanya bapak yang sudah selesai makan.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Gara-gara Uang Arisan Mertua

Gara-gara Uang Arisan Mertua

Dia menyodorkan dua buah kantong kresek berwarna hitam ukuran sedang padaku. Rupanya dia pulang mau mengantarkan ini, tumbenan sekali berbaik hati begini. Mumpung anginnya lagi sadar ... "Mas, nanti isikan token listrik ya, udah tinggal sedikit soalnya," pintaku.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status