CAP PELAKOR
sahut Aris marah, dia tidak ingin ucapan Irham menyakiti calon istrinya.
"Aku tidak menghinanya, Ris. Tanyakan saja pada calon istrimu itu, apakah aku salah jika aku berbicara seperti itu? Ah, iya, mungkin aku lebih baik menyebutnya pelakor. Wanita yang tega merebut suami orang lain, wanita egois yang tega menghancurkan rumah tangga orang lain. Dialah calon istrimu itu, Ris!" ucap Irham dengan nada penuh amarah.
Aris membulatkan mata terkejut dengan fakta yang disampaikan oleh Irham. Dia tidak menyangka kawan baiknya itu tega menfitnah calon istrinya.
Hot Chapters