Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jebakan Salon

Jebakan Salon

Pria tampan yang tampak sopan itu tidak menyadari rasa malu aku, dia berkata dengan serius, “Kak Alana, saya Ken, silakan berbaring di sini, saya akan mencuci wajah Anda.” Aku hanya mengangguk dengan kikuk, sementara jari-jari panjang dan lembut Ken bergerak lembut di wajahku, rasanya sangat nyaman, aku menutup mata menikmati sensasinya. Entah apakah karena pijatannya yang terlalu nyaman, atau karena aku baru saja terbang dari Liberia dan belum cukup istirahat, tiba-tiba aku merasa kelopak mataku begitu berat, seolah-olah melayang, seperti di awan.
5.3K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as karpet terbang
Read
+Library
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Ada karpet wol di lantai dan meja kecil di sudut ruangan. Pieter meletakkan koper kecilnya. “Kau mandi dulu saja,” ucapnya lembut. “Aku bisa menunggu.” Cempaka mengangguk dan masuk ke kamar mandi kecil bergaya kolonial. Ia melepas selendang, lalu mulai menanggalkan kebayanya. Namun, saat ia berusaha menarik bagian dalam kebaya dari tubuhnya—
104.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as karpet terbang
Read
+Library
Petaka yang Kuciptakan

Petaka yang Kuciptakan

Keheningan malam mulai terasa, udara dingin seakan mendekap dirinya, Ifan menyadari ini bukanlah dingin malam, rasa dinginnya mirip dengan yang Ifan rasakan kemarin sore, sebelum Pakde Kartono melakukan ritual pengusiran jin. Ifan menarik selimut hingga menutupi seluruh wajahnya, namun tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki berjalan kearah kamarnya, Ifan menurunkan selimut disaat yang bersamaan suara itu tiba-tiba menghilang, kedua tangan Ifan meremas selimut dengan kencang, jantungnya terus berdegup tak terkendali rasa takut mulai menguasai dirinya, Ifan kembali menutup wajahnya dengan selimut namun suara langkah kaki itu semakin jelas, kini terdengar tepat berada di samping Ifan, den
863 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as karpet terbang
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Hanya ada beberapa perkakas di dalamnya, salah satunya adalah dipan tua dari bambu yang dilapisi kasur kapuk tipis yang sudah terlihat usang. Lantainya pun bukan tanah, melainkan cor-coran semen yang dilapisi karpet anyaman daun pandan. Karpet itu sudah berubah warna menjadi hijau kecoklatan, tanda usia yang tak lagi muda. Orang-orang di desa biasanya menggunakan karpet semacam ini untuk memandikan atau membaringkan jenazah. Hal itu menambah kesan aneh sekaligus mistis dari tempat ini, terutama di mata Pak Ahmad yang duduk gelisah. Mbah Bejo, dengan gerakan santai, duduk bersila di atas anyaman karpet daun pandan sambil menatap Pak Ahmad lekat-lekat. Pandangannya tajam, seperti mencoba menem
9.750.7K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as karpet terbang
Read
+Library
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Lalu aku menyambar daster lengan pendek selutut berwarna biru muda dengan motif bunga-bunga sepatu tersebut. Dengan rambut yang masih basah, kakiku langsung menyambar sandal hotel yang berada pada bagian bawa lemari yang tak memiliki tutup. Kucabut kartu yang menempel di dinding dan membuka pintu kamar lalu membantingnya dengan keras.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as karpet terbang
Read
+Library
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

Intan membaca ayat kursi dengan suara yang bergetar dan menahan tangis. Arrggghh .... Teriak-teriakan itu menggema di kebun tebu ini, teriakan kesakitan serta rintihan yang menyayat hati. "Sepertinya kita tidak bisa meneruskan untuk memata-matai sekarang. Apalagi turun hujan rintik-rintik seperti ini. Jalanannya licin dan berlumut. Takut kalian terperosot ke bawah, lebih baik kita pulang. Kita atur lagi untuk memata-matai nanti," ucap Kakek.
1065.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as karpet terbang
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Aku pun sedikit takjub dengan ruangan di dalam rumah itu, sebuah ruangan yang sangat panjang dengan alas yang terbuat dari batu yang berkilau berwarna hitam yang memantulkan cahaya kemerah-merahan ketika cahaya obor yang ada di dalam ruangan itu tiba-tiba menyala dengan sendirinya. Juga, sebuah karpet yang ditata secara rapi terbuat dari kulit hewan yang memanjang hingga ke ujung dengan ruangan ini terlihat olehku. Bulu-bulunya sangat halus, entah dari hewan apa karpet-karpet itu. Yang pasti, ketika tubuhku terseret, aku merasakan rasa lembut yang luar biasa ketika bulu-bulunya menyentuh kakiku.
10126.1K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as karpet terbang
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Read All Reviews
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

Permukaannya dipenuhi rune misterius, sementara beberapa ukiran berbentuk lingkaran terdapat di tepinya. Penampilannya sangat unik. Mata Lucien langsung berbinar. "Ini adalah Flying Carpet." Antalo Reiszaro berkata dengan santai. "Karpet ini dibuat dari bulu Beast Iblis Eagles, monster terbang yang telah mencapai Spirit Transformation Realm." "Karpet ini juga dilapisi dengan Spell Pengunci Jiwa untuk mengikat jiwa monster tersebut. Letakkan Mana Stone pada alurnya, maka karpet ini dapat terbang secara otomatis."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as karpet terbang
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Ruangan itu tampak biasa seperti meja besar, rak buku, sofa gelap, dan karpet Persia yang menutup hampir seluruh lantai. Namun…suara itu terasa lebih jelas di sini. Tok… tok… Rania berdiri di tengah ruangan. Matanya menyapu sekeliling. Dan berhenti pada satu titik. Karpet. Suara itu seperti muncul dari bawahnya. “Nggak mungkin…,” gumamnya. Dengan tangan gemetar, Rania berlutut. Ia mencengkeram ujung karpet, lalu menariknya perlahan.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as karpet terbang
Read
+Library
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

"Kupu-kupu? Astaga… ada apa dengan dirimu dan kupu-kupu? Kenapa semua serba hewan itu?” Apa salahnya? Kupu-kupu mahluk yang indah, bukan? Juga lambang kebebasan dan proses pengembangan diri yang baik. Tetapi, Melody tidak bisa begitu saja mendebat Karina. “Warna apa serbetnya?” Karina bertanya lagi. Champagne. Benang bordir emas putih." Melody melanjutkan. "Tidak mencolok, tapi terasa premium kalau dipegang."
1075.4K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as karpet terbang
Show Reviews (43)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Kisah yg seru & lucu... Karakter Damian yg pendiam, tapi pemerhati ,& peduli selalu berusaha menyelesaikan persoalan dalam diam Melody , karakter yg ceria, mandiri, menyenangkan ekspresif Dan mereka bersatu dalam pernikahan yg tak direncanakan.. Akankah mereka bisa menghadapi semua rintangan?....
ida sari
dr awal baca sdh jatuh hati pada cerita nya,,suka sama karakter melody yg ga lemah,dia lebih ke pembuktian diri nya bisa bertahan meskipun dikhianati bahkan di tinggalkan sama calon suami nya ,, justru melody tetap kuat dan calon suami nya nyesel setelah kehilangan melody...
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status