Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Bibirnya tertarik tipis, nyaris tak terlihat. “Silakan mencoba.” Udara di sekitarnya tiba-tiba mengental, terasa berat dan menyesakkan. Batu-batu di lantai berderit dan retak halus, debu beterbangan seperti pasir yang diaduk badai. Dari bawah telapak tangannya, energi spiritual mulai mengalir—warna biru dan ungu berpadu, berputar dan membentuk pusaran yang semakin membesar.
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as karpet terbang
Read
+Library
Jebakan Salon

Jebakan Salon

Pria tampan yang tampak sopan itu tidak menyadari rasa malu aku, dia berkata dengan serius, “Kak Alana, saya Ken, silakan berbaring di sini, saya akan mencuci wajah Anda.” Aku hanya mengangguk dengan kikuk, sementara jari-jari panjang dan lembut Ken bergerak lembut di wajahku, rasanya sangat nyaman, aku menutup mata menikmati sensasinya. Entah apakah karena pijatannya yang terlalu nyaman, atau karena aku baru saja terbang dari Liberia dan belum cukup istirahat, tiba-tiba aku merasa kelopak mataku begitu berat, seolah-olah melayang, seperti di awan.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as karpet terbang
Read
+Library
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Ada karpet wol di lantai dan meja kecil di sudut ruangan. Pieter meletakkan koper kecilnya. “Kau mandi dulu saja,” ucapnya lembut. “Aku bisa menunggu.” Cempaka mengangguk dan masuk ke kamar mandi kecil bergaya kolonial. Ia melepas selendang, lalu mulai menanggalkan kebayanya. Namun, saat ia berusaha menarik bagian dalam kebaya dari tubuhnya—
104.5K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as karpet terbang
Read
+Library
Petaka yang Kuciptakan

Petaka yang Kuciptakan

Keheningan malam mulai terasa, udara dingin seakan mendekap dirinya, Ifan menyadari ini bukanlah dingin malam, rasa dinginnya mirip dengan yang Ifan rasakan kemarin sore, sebelum Pakde Kartono melakukan ritual pengusiran jin. Ifan menarik selimut hingga menutupi seluruh wajahnya, namun tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki berjalan kearah kamarnya, Ifan menurunkan selimut disaat yang bersamaan suara itu tiba-tiba menghilang, kedua tangan Ifan meremas selimut dengan kencang, jantungnya terus berdegup tak terkendali rasa takut mulai menguasai dirinya, Ifan kembali menutup wajahnya dengan selimut namun suara langkah kaki itu semakin jelas, kini terdengar tepat berada di samping Ifan, den
953 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as karpet terbang
Read
+Library
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Lalu aku menyambar daster lengan pendek selutut berwarna biru muda dengan motif bunga-bunga sepatu tersebut. Dengan rambut yang masih basah, kakiku langsung menyambar sandal hotel yang berada pada bagian bawa lemari yang tak memiliki tutup. Kucabut kartu yang menempel di dinding dan membuka pintu kamar lalu membantingnya dengan keras.
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as karpet terbang
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Argggghhhh Ki Warsa yang sedang duduk bersila tiba-tiba terpental sehingga tubuhnya menyentuh lantai, tubuhnya tiba-tiba terdorong oleh sesuatu yang tidak terlihat dan membuat belakang kepalanya membentur lantai yang dipenuhi oleh kembang tujuh rupa. Namun, Ki Warsa masih bisa bertahan, dia kembali bangkit dengan menghentakan tangannya dengan sangat kuat ke lantai, dupa dan kembang tujuh rupa yang memenuhi lantai itu tiba-tiba bergetar sesaat sebelum akhirnya dia kembali duduk dan bersila, memejamkan matanya dan kembali bergumam dengan tangan yang kini didekatkan satu sama lain.
10126.6K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as karpet terbang
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

Permukaannya dipenuhi rune misterius, sementara beberapa ukiran berbentuk lingkaran terdapat di tepinya. Penampilannya sangat unik. Mata Lucien langsung berbinar. "Ini adalah Flying Carpet." Antalo Reiszaro berkata dengan santai. "Karpet ini dibuat dari bulu Beast Iblis Eagles, monster terbang yang telah mencapai Spirit Transformation Realm." "Karpet ini juga dilapisi dengan Spell Pengunci Jiwa untuk mengikat jiwa monster tersebut. Letakkan Mana Stone pada alurnya, maka karpet ini dapat terbang secara otomatis."
104.6K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as karpet terbang
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

"Ayo kita pergi!" Empat sampai lima ratus orang melompat ke karpet terbang dan duduk di atasnya. Dengan kedipan gerakan di benak Alejandro, karpet terbang itu terbang keluar dan langsung menuju ke arah daratan. "Huft! Keluarga Woods tidak memiliki harta karun terbang. Setiap kali ada acara seperti itu, kami harus lewat darat!” Fane dan yang lainnya sedang dalam perjalanan ke tempat kompetisi saat ini. Tetua Ke-1— yang berada di depan—menghela napas pada situasi itu.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 229.5K Times as karpet terbang
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

teriak Kara sambil berdiri di atas bangku dan menenteng sepatu hak tingginya. Bagas menggendong Kara sambil mengoceh, "Pake sepatu Dior yang mahal begitu juga bisa lecet, aneh banget sih kaki kampung!" Kara menggigit telinga Bagas sampai Bagas berteriak, "Gak ngaruh woi!!! Sepatu baru ya tetep aja bikin lecet! Bawel banget jadi laki!" sahut Kara tepat di telinga Bagas.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 405 Times as karpet terbang
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Ruangan itu tampak biasa seperti meja besar, rak buku, sofa gelap, dan karpet Persia yang menutup hampir seluruh lantai. Namun…suara itu terasa lebih jelas di sini. Tok… tok… Rania berdiri di tengah ruangan. Matanya menyapu sekeliling. Dan berhenti pada satu titik. Karpet. Suara itu seperti muncul dari bawahnya. “Nggak mungkin…,” gumamnya. Dengan tangan gemetar, Rania berlutut. Ia mencengkeram ujung karpet, lalu menariknya perlahan.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as karpet terbang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status