Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELAKOR BERKELAS

PELAKOR BERKELAS

tanya Dimas, yang tidak bisa melihat benda apa yang sudah dipungut oleh atasannya. Sebagai salah satu persiapan hari ini, mereka memang sengaja menghamparkan karpet tebal di seluruh lantai 27 ini. Semisal ada benda kecil yang jatuh, pasti tidak akan langsung terlihat karena tebalnya karpet.
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as karpet terbang
Show Reviews (27)
Read
+Library
Rae_1243
Kakak-kakak, Bagi yang sebelumnya sudah memasukkan cerita ini ke Pustaka, bisa dihapus dulu baru ditambahkan lagi, ya. Sebab saya melakukan revisi cerita beberapa hari lalu dan baru akan update setelah buku dihapus dulu dari Pustaka. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Salam sayang, Rae
NURUL LAILI MUFIDA
nama kamu bagus ke (keisha nadhira putri) nnti klo udah tobat jangan pake nama keke yah lebih bagus klo pake nama putri atau dhira, mudah"an namamu sebagus sifat kamu kedepannya, kamu suka adam yg sok cool dan sombong, awas loh nnti pas keynan udah mode mundur kamu baru nyesel
Read All Reviews
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Kara keluar dari lift dengan langkah percaya diri. Dia menegakkan tubuhnya menghasilkan tulang punggung sempurna. Langkah sepatu Kara kali ini tidak menimbulkan suara dalam lantai 14, Teredam karpet keabuan gelap. Seperti gelap mata Kara yang berbanding terbalik dengan senyuman yang diberikan pada seorang pegawai. Dia sepertinya memang menunggu kedatangan Kara.
9.98.5K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as karpet terbang
Read
+Library
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

Jeritan histeris dari dalamnya keluar lewat celah di atasnya, menghasilkan suara yang bagaikan siulan kematian dari dunia bawah. “Sudah kukatakan, jangan pernah dekati bunga iblis itu,” ujar Tarendra lirih bercampur ngeri. “Semua sudah terlambat. Tak ada satupun yang bisa keluar dari sana hidup-hidup, kecuali orang yang menguasai Keris Bunga Bangkai yang ada di dalamnya?” balas Tarendra. Rangkahasa pun mulai hilang kesabaran. Di saat Dharma sedang diselimuti kebimbangan itu, Rangkahasa memelintir tangannya, dan mendorong dada Dharma dengan kakinya.
1043.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as karpet terbang
Show Reviews (26)
Read
+Library
Johan Gara
rangkahasa adalah salah satu karakter yang saya rindukan di tengah maraknya karakter2 cerita urban. mau nyaranin buat berkenalan dengan karakter penakluk seribu negeri siluman dalam cerita The Destinable of Light di applikasi ini, tapi syg keris bunga bangkai ini sudah tamat. semoga ada sekuelnya
Rytíř
Besok ada rencana mau ke rumah family di luar kota. Selama masih sempat saya usahakan update chapternya hari ini dan juga besok. kalau ada absen update nya dalam 2 - 3 hari ini, mungkin saya dalam perjalanan. InsyaAllah, nanti pas sudah di rumah, saya usahakan kembali update 3-4 chapter perhari.
Read All Reviews
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

"Itu karpet yang mahal, jangan ternoda di atasnya." Aku lalu melirik ke lantai. Disana terhampar permadani Persia berwarna merah marun dengan motif yang rumit. Aku mengalihkan pandanganku ke arah pengurus rumah tangga yang sedang membersihkan beberapa minuman yang tumpah. Saya bisa merasakan ketakutan yang luar biasa darinya. "Kalian penduduk asli selalu tidak kompeten di tempat kerja," Lestari marah, berjalan ke arah pelayan.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as karpet terbang
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Ia tidak bisa melihat bayangannya sendiri! Kedua sosok berjubah itu kini mengangkat kapak mereka tinggi-tinggi. Bersiap untuk membelah-belah tubuhnya. Mayang pasrah. Kedua kakinya bagai terpaku di tanah. Ia sama sekali tidak bisa bergerak. Tepat ketika desiran angin kedua kapak berkelebat, Mayang tersentak dan bangun dari tidurnya. Ia tengah bermimpi buruk rupanya. Astaghfirullahaladzim. Mayang berkali-kali beristighfar dengan napas terengah-engah.
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as karpet terbang
Read
+Library
PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

Rajendra menatap area tersebut, lalu menatap Karuna. Jarak yang dibuat Karuna sedikit jauh agar tidak terlalu dekat dengan orang lain–udara yang masih lapang dan segar. Sang hawa menyelonjorkan kaki, lalu menepuk-nepuk ujung celananya yang terkena rumput kecil. “Aduh,” gumamnya sambil melihat beberapa orang yang duduk di atas karpet. “Lupa banget, ya, nggak bawa karpet.”
9.85.5K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as karpet terbang
Read
+Library
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

Kulangkahkan kaki memasuki halaman setelah turun dari angkot yang kutumpangi, di ikuti Intan yang berjalan tergesa di belakangku, bahkan aku sempat kaget karena dengan cepat dia mendahuluiku, berjalan setengah berlari menghampiri seorang wanita paruh baya yang baru kusadari sedang berdiri di depan teras rumah sambil memandang ke atas, ke arah atap rumah dimana dua orang lelaki ternyata sedang berada disana mengobrak-abrik genteng, memperbaiki lebih tepatnya. Apa yang terjadi? "Apa-apaan ini? Ngapain kalian dirumah ini?!!" Teriakan Intan yang sudah beberapa meter di depanku pada orang-orang itu sangat keras hingga aku menghentikan langkahku. Aku berusaha mengenali orang orang yang sedang dite
915.0K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as karpet terbang
Read
+Library
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

Angin berhembus sepoi-sepoi dari arah sawah yang bertingkat-tingkat, membawa bunyi rindik, sejenis gamelan yang terbuat dari bambu yang mengalun dari Bale Banjar di kejauhan. Sinar senja menelusup dari jendela kayu, membentuk garis-garis cahaya di udara. Indira melintas di antaranya. Sekilas pandangan mata Indira menyapu mata Ava yang resah menunggu. Angin berhembus, membuat rambut dan kimono batik coklat yang dikenakan sang bidadari berkibar di udara. Sepersekian detik kemudian kimono tipis itu tejuntai jatuh ke lantai, meninggalkan telanjang tubuh yang tak tertutup sehelai benangpun.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as karpet terbang
Read
+Library
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

"Suaranyabtenang tapi membuat orang itu takut.. Raja Tapir Singa mengamuk. Belalai terangkat, menghantam seperti cambuk raksasa. Udara terbelah, ledakan terdengar saat menghantam tanah. Lin Yue memutar tubuh ke udara, rambut hitam berkibar, jubah ungu berkelebat bagai kabut tipis. Dengan gerakan anggun tapi kuat, ia menekapkan telapak tangan kiri ke udara.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 604 Times as karpet terbang
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status