Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Mentari membacanya. "Mau potong dan cat rambut? Gratis, Neng. Siapa tahu cocok nanti jadi langganan." Seorang wanita kira-kira tiga puluhan tahun yang berdiri tidak tahu dari pintu masuk salon bicara. "Oh? Nggak, sih ... cuma lihat ..." Mentari sedikit bingung ditawari begitu.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
30 Days Girlfriend

30 Days Girlfriend

“Ayok, mau dipotong gimana?” “Yang bikin pangling, Tante. Biar nggak ada yang ngenalin aku, bisa nggak, Tan?” Wanita pemilik salon itu terbahak. “Dibotakin mau?” “Yah jangan dong, Tan. Dipotong bob pendek aja kali ya, Tan, pake layer gitu.” “Boleh, boleh, cantik gini mah mau dipotong kayak apa juga tetep cantik.” “Tante nih bisa aja.”
1037.3K viewsCompletedAdded to Library 858 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Dia kemudian menghubungi Gara untuk mengatakan jika dia sudah selesai. Di depan pintu salon terlihat dua wanita muda memasuki salon. Sepertinya mereka adalah salah satu dari pelanggan salon ini juga. Terbukti saat mereka baru masuk, pengurus Salon langsung mendekati dan menyambut dengan sangat sopan. "Mari Nona Nona cantik. Mau Spa? Pedicure, Medicure atau apa ini?" "Saya ingin melakukan perawatan dari ujung kuku hingga rambut. Saya akan menikah lusa."
9.7205.4K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as salon potong rambut wanita
Show Reviews (39)
Read
+Library
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Read All Reviews
WHEN TEARS FALL INTO RAIN

WHEN TEARS FALL INTO RAIN

tanya salah satu pegawai salon kepada Rhea. “Aku ingin memotong rambuku sekitar sebahu . . bisa?” tanya Rhea dengan sedikit memainkan rambutnya. Pegawai salon tersenyum kepada Rhea dengan ramah, “Tentu saja bisa. Mohon tunggu sebentar, saya akan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. . .”
3.2K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
Menjadi Pengantin Pengganti Sang Presdir

Menjadi Pengantin Pengganti Sang Presdir

Seperti dekapan seorang ibu. Stevia tengah berbelanja di supermarket sepulang dari salon. Meski badannya masih terasa kurang fit, ia tetap memaksakan diri untuk mengecek salon yang ia dirikan sekitar dua tahun lalu. Tidak terlalu besar, tetapi cukup ramai pelanggan. Salonnya menawarkan paket spa, creambath, smoothing rambut, pewarnaan rambut, juga menicure dan pedicure. Lumayan. Selain menambah penghasilan, ia juga secara tidak langsung membuka lapangan kerja.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
ANAK 50 JUTA

ANAK 50 JUTA

Entah kapan terakhir kali aku menyambangi salon ini, itu pun hanya itu potong rambut. “Hay, Anita,” sapa seorang wanita cantik yang merupakan pemilik salon. “Hay juga Miss.” Aku tersenyum sambil melambaikan tanganku. Namanya Maysaroh tapi dia lebih terkenal dengan panggilan Miss. “Kamu ke mana aja? Perasaan udah lama banget enggak ke sini.” “Biasalah, terkendala budget.” “Halah, alasan! Udah sini duduk. Mau perawatan apa?” tanyanya sambil melihatku dari kaca besar di depannya.
8.0K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

“Rasanya hari ini aku mau pergi ke salon.” “Hm? Salon?” “Biasanya adikku cuma pergi ke spa.” “Kenapa tiba-tiba mau ke salon?” Pasha menyipitkan matanya curiga. “Aku ini wanita, Pasha!” “Rawat kuku, rambut, dan pergi facial itu hal normal.” Puput ulurkan jari-jarinya, tunjukkan kalau kukunya memang butuh perawatan profesional. “Wah! Kamu buat aku curiga, Puput.”
109.4K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

Andin keluar dari ruangan Salma dan melanjutkan pekerjaannya. Saat keluar, Salma tersenyum senang saat melihat salon miliknya begiti ramai pengunjung. Selain ibu-ibu muda, rupanya hari ini banyak para pemudi yang juga ingin melakukan perawatan atau sekadar potong rambut di sana. "Mbak ini, kok, gak pakai baju seragam kaya yang lain?" tanya salah seorang perempuan muda yang Salma taksir baru seusia Ayu.
18.1K viewsOngoingAdded to Library 469 Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Aku langsung duduk di kursi yang kosong, pemilik salon itu justru mengambil minuman botol untuk Bang Parlin. "Duduk manis ya, Bang, ini agak lama," katanya pada suamiku. Seorang karyawan salon langsung menanganiku, rambutku dikeramas. Eh, kulihat pemilik salon justru menemani Bang Parlin ngobrol, dia biarkan pegawainya yang tangani aku. "Beruntung sekali Mbak Nia punya Bang Parlin ini, dia suami idaman," kata Sinta-pemilik salon tersebut, dia datang memeriksa rambutku.
9.8582.8K viewsCompletedAdded to Library 14.6K Times as salon potong rambut wanita
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Berondong Simpanan Istriku

Berondong Simpanan Istriku

Sekarang Zahra harus merubah penampilannya agar gadis itu terlihat elegan dan dewasa. Mobil Samsul sampai di tujuan. Mereka keluar lalu segera masuk ke dalam salon. Mereka di sambut hangat oleh pegawai salon. "Silahkan Tuan ..." sambut salah satu pegawai salon sambil membungkuk sopan. Samsul mengangguk ramah. "Aku ingin kamu mengubah rambut gadis ini. Aku bosan dengan potongan rambut panjang dan hitam," ucap Samsul kemudian.
9.333.6K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as salon potong rambut wanita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status