Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Boneka Tawanan Sang Penguasa

Boneka Tawanan Sang Penguasa

Saat ia melangkah lebih cepat, tiba-tiba kakinya tersandung sesuatu. Nathan jatuh terduduk keras, tubuhnya menghantam lantai yang panas. Ia menatap ke bawah dan mendapati sebuah karpet tergulung tidak sempurna. Alisnya mengernyit. Ia menatap karpet itu, lalu sekelilingnya. Lorong ini terlalu kosong. Terlalu bersih dari jejak lain. Dan karpet ini... terlalu tidak alami letaknya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as karpet terbang
Read
+Library
Merpati Tanpa Sayap

Merpati Tanpa Sayap

Gurita hidup dengan delapan kaki yang masih bergerak-gerak. “Aduh! Bu Dewi jadi jahat gara-gara ibu tua ini bikin masalah,” batin Bu Sandra. “Anda yang bodoh! Sudah jelas-jelas tempat ini hanya kios kecil! Sudah sangat jelas tempat ini bukan supermarket atau kios di luar negeri! Masih aja cari kaviar!” bentak Bu Dewi tepat di depan wajah wanita tua itu. Bu Dewi melanjutkan ucapannya.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as karpet terbang
Read
+Library
Iparku Yang Menggoda

Iparku Yang Menggoda

Punggung nya terasa merinding karena yakin suaminya di belakang masih memperhatikan nya. Padahal Lauren sudah hati-hati membuka gaun besar dan panjang itu, tapi Ia tetap saja ada kejadian memalukan karena Ia yang hampir terjerembab ke depan. Namun untung nya pinggang nya ditahan dengan cepat oleh tangan besar, membuat Lauren tidak jadi terjatuh dan kini malah berara di pelukan Matthias.
14.6K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as karpet terbang
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sepertinya aku terjebak di samping Ayah. Malam itu, Kiara datang dengan membawa segelas teh dan mengetuk pintu kamar Ayah. "Om Teddy, besok aku ada dua kompetisi balet, apa Om punya waktu untuk menontonnya?" Dia meletakkan teh di atas meja kerja Ayah dan bertanya dengan agak ragu. Namun, belum sempat Ayah menjawab, dia langsung menggelengkan kepala dengan wajah kecewa.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as karpet terbang
Read
+Library
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Dia menekan tombol lift berkali-kali dan berharap pintu di hadapannya segera terbuka. Tak lama kemudian pintu lift benar-benar terbuka. Max bergegas masuk ke dalam dan menekan tombol tutup sebelum akhirnya menekan tombol menuju basement gedung itu. Saat lift bergerak turun, Max merasa gerakannya terlalu lambat. Dia ingin segera sampai di lantai di mana tempat parkir berada. Bahkan saking tidak sabarannya, kaki pria itu terus bergerak-gerak sembari menatap layar yang menampilkan lantai berapa mereka berada saat ini.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as karpet terbang
Read
+Library
Kupu Kupu Terbelenggu

Kupu Kupu Terbelenggu

jawab dewi sambil tertawa "ahh bisa aja kamu" jawab bu Mirna sambil tersenyum "ini harga nya berapa?" tanya bu Mirna lagi "seratus dua puluh ribu, bu" jawab dewi "yaudah, ibu ambil yang model ini satu, sama yang kotak-kotak satu" ujar bu Mirna sambil menyerahkan kemeja yang dipilihnya kepada dewi "ada lagi yang mau dicari bu? tanya dewi
3.0K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as karpet terbang
Read
+Library
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Ia memutar pinggang dan bergeser setengah langkah ke samping. Trak! Sesuatu menancap di lantai tepat di posisi tempat ia berdiri sepersekian detik lalu Arka menoleh. Sebuah jarum tipis, nyaris setipis helai rambut, tertancap di karpet. Permukaannya memantulkan warna biru pucat yang mengerikan. Serat karpet di sekitarnya langsung menghitam lalu meleleh.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as karpet terbang
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

TIT. “Karpet merah polypropylene tebal. Harga sewa per meter persegi lima puluh ribu. Panjang dua puluh meter. Total sejuta cuma buat diinjak sepatu berlumpur,” batin Citra. Dia mencoba mengalihkan rasa gugupnya dengan matematika pasar. Elang meletakkan tangan Citra di lengannya. Kain jas mahalnya terasa halus di telapak tangan Citra yang mulai berkeringat dingin.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as karpet terbang
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Karpet sekalipun ajaib kan tetap benda mati, tidak bisa mendengar orang bercakap-cakap apalagi memiliki perasaan marah. Ada-ada saja cara Kaivan supaya aku berhenti bertanya. Namun, aku salah. Baru sebentar melamun sekaligus merasa lucu dengan ucapan Kaivan, karpet terbang ini mendadak oleng. Note: lagu cover Tami aulia--mesin waktu Penyanyi asli Budi Doremi.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as karpet terbang
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

ucapan Agista seolah membuat bunga teratai pun ikut bersedih karena pada saat yang bersamaan banyak sekali yang layu. Bunga teratai itu cepat mekar dan indah namun cepat pula layu, tapi bunga teratai mampu bertahan tumbuh walau pun di genangan air yang kotor sekali pun. Mungkin itulah kenapa Agista lebih memilih berteman dengan bunga teratai jika dia memiliki masalah ketimbang curhat pada teman-temannya. "Tidak!" Agista menjawab pertanyaannya sendiri.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as karpet terbang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status