Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Ia kini memiliki kendali penuh atas videotron raksasa di panggung kampanye itu. "Hahaha! Lihat si buta ini! Orang miskin sepertimu memang tidak pantas melihat masa depan. Kacamata ini? Ini sampah, sama seperti pemiliknya!" Lalu terdengar suara PRAKK!! bunyi plastik hancur yang diinjak sepatu lars, diikuti tawa terbahak-bahak yang sangat dikenali sebagai suara masa muda Ardian. Foto close-up kacamata tebal yang hancur berkeping di atas semen kotor muncul di layar, menggantikan wajah Ardian yang berwibawa.
858 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Taruhan Dengan Ceo Muda

Taruhan Dengan Ceo Muda

"Senyum dikit, dong!" Kayn menghela napas. "Kita seperti anak kecil kalau seperti ini ..." ujar Kayn kesal. "Pakai kembali, kacamatamu. Kita akan kerepotan, jika ada seseorang yang mengenali, kita!" lanjut Kayn sembari mengambil kembali kacamata hitam yang dia taruh di sakunya lalu hendak memakainya kembali. Verlyn segera menghentikannya. "Jangan dipakai, dulu! Disini kita tidak akan diperhatikan, karena mengambil foto lewat pantulan cermin di sini itu hal yang wajar."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

"Kamu tahu enggak sih, Mel setiap kali aku aku panggil dia Hulk, dia bakalan panggil aku Donkey. Kaya enggak ada yang lebih bagus aja, masa aku disamain sama Keledai." Aku dan Caramel justru membahas film-film Kartun mulai dari Shrek sampai ke Cars. Luar biasa juga Caramel ini ternyata. Selain mencintai yang namanya musik dangdut koplo sampai lagu-lagu jawa, ia juga lumayan update tentang film kartun. Sepertinya memang benar jika generasi 90-an itu yang menua hanya umur namun selera mereka menonton kartun sejak kecil tidak pernah hilang meskipun usia sudah memasuki kepala tiga.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Istri Paruh Waktu

Istri Paruh Waktu

seru Joanna senang seperti telah menemukan harta karun yang telah lama dia cari, kemudian mencatat makanan apa saja yang ingin dia makan saat ini. Sambil menunggu Tama, Joanna mengarahkan pandangannya ke beberapa sudut yang bisa dia lihat, pemandangan penjual yang sibuk menyajikan pesanan, orang-orang yang berlalu lalang, mobil yang datang silih berganti untuk masuk ke parkiran. Dan kemudian, matanya berhenti di satu titik, yaitu Tama. "Cakep, makin cakep kalo pake kacamata, nambahnya 98%," refleks Joanna berseru dari kejauhan.
697 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

“Sempurna untuk tampilan futuristik, ‘kan?” Aku tertawa dan mengambil kacamata lain, hanya saja kacamata itu memiliki bingkai berbentuk hati. Aku memakainya di wajahku dan menatap Panca sambil tersenyum. “Sekarang iya! Kita siap untuk mendominasi dunia!”
9.286.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Dudag dudag dudag. Suara kuda itu membuat dayang dan supir makin cemas. Mereka berpikir pastilah mereka akan tertangkap. Ternyata dugaannya benar. SLET.. Jleb! Suara lesatan anak panah yang mengenai roda delman dan disusul oleh suara ledakan roda. DUAR
103.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

“Kau masih punya mata. Jadi, lepaskan!” Frank tiba-tiba merebut kacamata Kara. Merasa topengnya lepas, gadis itu spontan menutup mata dengan sebelah tangan. “Tolong kembalikan! Saya bisa pusing kalau tanpa kacamata!” Tangannya yang lain menggapai-gapai tanpa arah. “Ini bukan kacamata plus ataupun minus. Apa yang kau pusingkan?” Kara sontak mengintip lewat sela jari. Frank ternyata sedang menguji kacamata itu. Panik, Kara nekat merebutnya. Namun, sang CEO dengan sigap menangkap kedua tangannya.
10501.5K viewsCompletedAdded to Library 17.6K Times as kartun berkacamata
Show Reviews (43)
Read
+Library
evaluasi alamiah
Bagus sih pas awal2 cerita,alurnya sedikit bertolak belakang.Biasanya CEO nyari tau atw mw tanggung jawab si Frank ini malah sebaliknya.Kakek biasanya seneng dpt cucu,Rowan ini malah sempet mw bunuh.Tapi mkn ke sini agak kurang gmn gitu,dialognya kaya kurang macho bwt tokoh Frank.
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Read All Reviews
My Sexy Boss

My Sexy Boss

Lelaki itu mengatur napasnya, lalu ia menunjuk layar LCD dalam ruang karaoke itu “Bos,lihat itu!” Seketika, layar LCD di dalam ruang karaoke itu mulai memutar video, tapi video yang muncul adalah video kartun tentang kambing dan serigala. Melihat hal itu, lelaki botak itu mengerutkan alisnya dan menendang kaki si laki-laki berambut kuning sambil memarahinya “aku adalah bosmu, aku menyuruhmu untuk membuat pensuasanaan, tapi kamu malah memberiku film kartun, setidaknya kamu memutarkan film jepang vulgar, film vulgar! Mengerti tidak ?!”
9.568.7K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Kesayangan Tuan Elian

Kesayangan Tuan Elian

Begitu ia melepas helm, suara berat menyambutnya. ​"Pakai motor buntut itu lagi? Karin, kenapa kamu senang sekali dengan benda rongsokan seperti itu?" tanya ayahnya, Jonathan—atau yang lebih dikenal sebagai Jo. ​Karin melepas kacamata tebalnya, menampakkan sepasang mata tajam yang selama ini ia sembunyikan di kampus. Ia menatap Jo, pria bertato yang sedang membersihkan pisau dapur namun auranya masih seganas saat ia masih menguasai jalanan dulu.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

Ada rasa bersalah yang mengambil barang yang bukan milikku, tapi ada dorongan di bawah alam sadarku untuk membawa alat itu pulang. Sesampainya di kamar kosan yang sempit, aku langsung mengunci pintu. Tas kulempar ke kasur, dan aku segera mengeluarkan kotak hitam tipis persegi itu. Tidak sampai satu detik setelah aku meletakkan kotak itu di meja, tiba-tiba salah satu sisinya terbuka dan ternyata kotak ini berisi kacamata yang aneh. Bentuknya seperti kacamata klasik berbingkai emas, namun lensanya benar-benar hitam dan pekat.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as kartun berkacamata
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status