Hati Untuk Presdir
Kolam ikan, air mancur, kursi malas, ayunan pohon, sepeda, semuanya masih sama letaknya dengan dua tahun lalu sewaktu Fahira hendak berangkat melanjutkan studi.
"Emang ada apaan? Kayaknya penting banget." Fahira memulai pembicaraan.
Sebelum Alya membuka suara, ponselnya berbunyi, sebuah pesan masuk dari Hanami.
"Ummi, sepuluh investor menarik saham lagi dan lima supplier memutus kerja sama. Satu supplier sudah mengirimkan pemberitahuan jatuh tempo pembayaran barang."
Alya menghela napas, lalu membalasnya. "Baik, aku mengerti. Lakukan yang terbaik menurutmu."
ตอนยอดนิยม