Wanita Cacat yang Ternodai
jawab Kai dengan suara lirih dan pasrah.
Dia berlari kecil menuju kamar mandi, menutup pintu, dan terisak dalam kesendirian. Di balik derai air mata, bisikan hatinya menggema, "Kai hanya ingin punya Papa seperti teman-teman lainnya, kenapa Bunda tidak boleh Kai panggil Om Superman 'Papa'?"
Dalam kesunyian itu, suara tangis Kai bergema sebagai penanda hati yang terluka, sementara Visha tersungkur dalam pertentangan antara perlindungan dan kasih sayang yang tak sempurna.
Bab Populer