Katamu Uang Tak Kenal Saudara
Mata Mas Rahman menatapku lekat.
"Iyo, Mas! Tapi, bersyarat!" sahutku singkat.
"Opo syaratnya?" Mas Rahman antusias.
Ku benahi posisi dudukku sambil mainan hape keren ini. "Harus ada hitam diatas putih, seperti kataku tadi. Mas tau 'kan, Handoyo sama Meri itu gimana, aku nggak maulah kalo sampai aku rugi, Mas. Sesuai kata Meri, uang tak kenal saudara. Biarin, siapa tau mereka bisa jera dengan semua yang menimpa mereka," terangku panjang lebar.
Hot Chapters