Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Diam menunggu Rafka melanjutkan ucapannya yang singkat-singkat seperti rumus. ‘Dia ini lelaki yang tingkat kepekaannya minus kayaknya! Apa iya dia masih homo sama Rengga? Padahal aku siap kalau mau diraba. Kan lebih etis dia menyentuh aku daripada menyentuh Rengga yang sama-sama lelaki!’ gumam Katarina dalam diamnya. “Ada apa, Katarina? Kamu kenapa menunduk seperti itu? Angkat kepalamu!” tegas Rafka mengatakan kalimat itu tanpa basa-basi.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Cakra. "Anjing! Setan! ng*nt*t! ********! Dasar perempuan lacur! ********! ********! ********! ********! ********! Harusnya aku yang menciumnya, bukan dia! Arrrrggghhhh! Dasar wanita jalang!" Kartika terus mengeluarkan kata-kata kotor dari mulutnya untuk melampiaskan kemarahannya bagaikan netizen toxic yang ada di Facebook. Maaf harus ku sensor, belilah versi DLC untuk mengetahui apa yang ada di balik sensor tersebut. "Dia benar-benar kesal, kurasa aku tidak boleh menganggunya dulu." Pikir Cakra canggung.
916.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 561 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

“Artur semalam datang.” Katarina menatap Kaylee sekilas lalu kembali foku meminum susunya. “Aku tidak peduli.” “Salah, harusnya kau sangat peduli tentang hal ini.” Katarina menghembuskan napas panjang lalu menggeleng. Meminum kembali susunya lalu memejamkan mata dengan rasa nikmat yang ia rasakan dalam mulutnya. “Kau tahu kehidupan selalu bercanda? Satu menit sebelumnya kau dibuat bahagia dan dimenit berikutnya kau bahkan tidak bisa menanggung kesedihan.”
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Nona Dingin

Pembalasan Dendam Nona Dingin

Black D bercerita tentang kejadian lucu di tempat kerjanya, membuat Ziva tertawa. "Dan kau tahu, Ziva, ada pelanggan yang minta potongan rambut seperti artis Korea. Tapi, akhirnya dia malah mirip landak!" kata Black D sambil tertawa. "Kenapa gitu, Om?" "Ya gimana yang minta potongan itu saja gak ada mirip-miripnya kayak orang Korea." "Emangnya dia kayak apa?" "Kayak megantropus." Ziva tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Black D. Mereka berbagi cerita dan tertawa bersama, merasakan kebahagiaan sederhana dalam kebersamaan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Kata Iceu dengan nada yang berat dan tatapannya yang tajam ke arah Abah Ido. “Mendingan maneh balik, bae warga Parigi mah di teror ku aing, aing apal nyeri hatena budak ieu, dihina anu teu bener anu nyieun nyeri hate budak ieu, nepi ka unggal peuting manehna ceurik, menta tulung ka urang, sangkan manehna bisa dihormatan, lamun manehna bisa jadi penari anu kasohor ku kabeh jelema. (Mendingan kamu pulang, biarkan para warga Parigi di teror olehku, aku tahu bagaimana sakit hatinya anak ini, dicibir yang tidak-tidak yang membuat hati anak ini sakit, sampe setiap malam dia menangis, hingga meminta tolong kepadaku, agar dia bisa dihormati apabila dia bisa jadi penari yang terkenal oleh semua ora
10126.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Dosen Dingin itu Suamiku

Dosen Dingin itu Suamiku

Ibrahim mengingatkan. "Hujan-hujanan bareng suami sih kayaknya so sweet ya, Mas ... kaya di drakor-drakor gitu?" balas Arumi sembari melipat mukenah. "Apa itu drakor?" "Drama Korea, Mas ... Ya Allah ... masa gak tahu drakor sih?" gerutu Arumi pelan. "Saya gak suka drama. Udah buruan!" Arumi mempercepat langkahnya, karena suaminya sudah tak sabaran untuk menunggu lebih lama.
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Cinta Suami yang Dingin

Cinta Suami yang Dingin

bişik Vita Endrick tampak berpikir keras lalu dia segera membawa Vita masuk ke kamar mandi untuk melanjutkan romansa mereka yang terasa panas dan menggelora Vita tertawa penuh godaan, dia membuka kancing kemeja suaminya dengan terburu-buru sedangkan Endrick sibuk membuka kaitan bra di belakang punggung Vita, Tidak membutuhkan waktu berlama-lama hingga akhirnya mereka berdua telanjang bulat Endrick mendudukkan Vita di atas meja wastafel yang terasa dingin sekali sampai kulit tubuh Vita merinding begitu bersentuhan dengan keramik yang dingin. Perlahan pria itu menundukkan dirinya, mengecup dari leher lalu turun ke payudara kemudian semakin ke pusat tubuh Vita yang berkedut meminta
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Mafia Dingin

Terjerat Hasrat Mafia Dingin

ucap Ricardo enteng. "Selamat, kalian sukses merubahku menjadi moster berdarah dingin," jawab Alex dengan mata berkaca. Alex masih ingat saat pertama kali dia menghabisi satu nyawa orang yang tak bersalah. Butuh waktu berbulan-bulan baginya untuk menyembuhkan rasa trauma itu. Tidak mudah baginya menjadi iblis kejam yang tak memiliki perasaan belas kasih. bahkan dia sering minum-minuman keras, sampai mengkonsumsi narkotika untuk melupakan rasa bersalahnya.
8.518.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

Terperangkap Hasrat Tuan Mafia

“Inikah pemimpin Daggers Pact?” ejek Binar pelan dengan suara nyaris seperti bisikan. “Yang katanya berdarah dingin, tanpa ampun, dan brutal?" Dante tertawa pelan, senyum tipis di sudut bibirnya membuatnya makin terlihat menawan. Apalagi dengan wajahnya yang bangun tidur. “Aku memang seperti itu,” ucap Dante pelan. “Dan aku akan melakukannya lagi jika perlu.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Dikejar Lelaki Dingin yang Menolakku

Dikejar Lelaki Dingin yang Menolakku

Hanya suara minyak mendesis yang terdengar. Kalimat Tante Lila seperti pisau yang membolak-balik luka di hati Zayna. Lupa diri. Susah cari jodoh. Pilihannya sedikit. Itu adalah ketakutan terbesarnya yang diucapkan dengan begitu vulgar dan tanpa perasaan. Dia menatap pisau di tangannya, lalu tumpukan kacang panjang yang belum selesai dipotong. Darahnya mendidih. Tapi dia bukan tipe yang meledak. Dia tipe yang membeku.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kata kata dingin dan sadis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status