Semalam Bersama Sahabat Kakakku
Dua Tahun Lalu
"Ara, serius, kamu harus ikut."
Ara memutar bola matanya saat Zevian—sahabat sekaligus partner konten favoritnya—menarik lengannya dengan antusias. Mereka sedang berdiri di depan kafe langganan mereka, sore hari yang cerah dengan langit berwarna oranye keemasan.
"Aku nggak suka acara networking, Ian," keluh Ara sambil menyeruput kopi dinginnya. "Kamu tau aku alergi sama orang-orang korporat yang sok penting."