Kamu yang Kucintai
Lis Susanawatilove kamukukira kamu bisa mencintaikuteman cintakukata kata aku mencintaimu
Gadis itu seperti dinding es yang dingin dibalik sosoknya yang semakin kurus.
Ketukan di pintu memecah kesunyian. Seorang pelayan masuk dengan nampan perak, menyajikan tiga cangkir cokelat panas, sepiring besar croissant mentega, dan beberapa kudapan manis. Arsel memesannya karena syarat minimum reservasi ruang privat ini mengharuskannya memesan menu yang tidak sedikit.
"Silakan diminum dulu, Kimmy, Mbak Asih." Kembali Arsel memandang Kimmy. Dan gadis itu bergeming.