Gairah Liar Perselingkuhan
Rayna semakin dekat denganku, tangannya sesekali menyentuh bahuku atau pahaku sambil tertawa riang.
“Kai, aku beneran nggak ngerti deh,” katanya dengan suara yang sedikit menggumam karena mabuk. “Kok Tanika bisa dapetin kamu? Kamu tuh terlalu… apa ya…” Dia menatapku dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu melanjutkan dengan senyum nakal, “Terlalu sempurna buat dia.”
Isvara terkekeh sambil melirikku. “Iya, Rayna. Kamu harus hati-hati sama Kai. Dia ini pria yang bikin ketagihan,” goda Isvara sambil melirikku dengan senyum penuh arti.