CUCU YANG DIBEDAKAN
“Aku hanya berubah fisik, Farah. Hati aku nggak berubah. Kamu tetap satu-satunya sahabatku, jangan lupa itu.”
“Aku jadi ... apa tuh istilahnya zaman sekarang. Insecure ya?” tanya Farah memastikan kosa katanya benar.
“Kamu bikin aku merasa jadi orang jahat dengan ngomong seperti itu.” Aku menatapnya lekat, mencoba memberi pemahaman pada sahabatku, bahwa tak akan ada yang berubah dalam diriku.
Aku dan Farah saling menatap. Aku memberi keyakinan tentang tak ada perbedaan, ia mencoba memahami apa yang kutunjukkan.