Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Kau memang berhak untuk tidak memaafkanku. "Lantas sekarang, untuk siapa lagi aku hidup? untuk alasan apa lagi aku bersemangat menjalani kehidupanku?" Sudah tak ada lagi kah celah dihatimu untuk memaafkanku? Apa kesempatanku untuk memperbaiki segalanya sudah tertutup? Aku memang manusia yang kotor. Penuh dosa, penuh kesalahan. Egoku yang tak bisa ku kalahkan. Dan menyebabkan semua kerusakan ini terjadi.
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Kasih Ibu, Dosa Ibu

Kasih Ibu, Dosa Ibu

Dunia ini memiliki hukum karma. Aku menunggu untuk melihat seperti apa akhir nasibnya. Seperti yang sudah kuduga, nama Soraya kembali muncul di media sosial satu bulan kemudian. "Mengejutkan! Ibu pembunuh membunuh anak kecil lagi!" "Betapa kejamnya seorang wanita ini!" Kali ini, Soraya mendorong Keke dari tangga dengan tangannya sendiri, menyebabkan Keke jatuh dan dirawat dalam kondisi koma.
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

“Dia berniat untuk menyiksa fisik Melati dulu, sebelum dia mau berbuat hal bejat itu.” Bisma memejamkan matanya, hatinya mendadak sakit mendengar semua penuturan dari Maudi. Dia memang brengsek, tetapi untuk berbuat seperti halnya yang Doni lakukan, dia tidak mungkin tega. “Kenapa nangis?” tanya Maudi. Dia bisa melihat mata Bisma yang mulai berembun. “Gue merasa berdosa dengan kejadian waktu itu.” Bisma menghapus sudut matanya.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

“Ya, benar sekali, Paman. Aku memang seorang pendosa. Aku adalah seorang pembunuh. Dan kini aku sudah menanggung akibatnya yang menyakitkan.” Setelah mengakui semua dosa yang dia perbuat, Raditiya menghembuskan nafas terakhir. Genangan darah dari luka yang menembus belakangnya terus mengalir membasahi tanah. Para warga desa yang ikut menyaksikan juga turut merasa iba, namun di sisi lain mereka juga lega, sebab orang gila yang tadi mengamuk dan merusak pasar kini akhirnya sudah tewas.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Yang Berdosa

Gairah Cinta Yang Berdosa

“Ya. Aku juga. Aku juga. Aku hanya dibayar untuk menjadi teman tidur—” “Kau hampir memerkosa wanita yang tidak berdosa!” Suara Martin terdengar, lalu sosok pria itu muncul di video. Martin sudah melepaskan jasnya dan hanya menyisakan kaus panjang putih dengan tangan yang digulung sampai siku. Memperlihatkan tubuh berototnya yang atletis. Kemejanya tampak terpercik darah. Sementara, sebuah tongkat baseball yang berlumur darah digenggam erat oleh tangan kanannya.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Kini, dosa itu diperbesar oleh Pendalaman Dosa, dan pahala yang diperolehnya setelah membunuh Viola pun tak mampu menebusnya. "Pendalaman Dosa? Jadi, ini yang disebut kutukan jiwa terhadapku?" Alis Afkar berkerut rapat, wajahnya muram. Dia tidak tahu secara pasti apa dampak memiliki dosa yang menumpuk pada dirinya. Namun jelas, itu pasti bukan pengaruh yang baik. Seperti halnya Felicia yang sebelumnya memikul dosa besar hingga akhirnya mendatangkan Petir Petaka yang sangat mengerikan. Tingkat kengerian petir itu jelas untuk memusnahkannya.
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.5K kali sebagai kata kata seorang pendosa
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Suara tawa Bella terdengar hingga menyelimuti ruangan itu. “Sudah puas kau tertawa?” tanya Nicha. Bella kini terdiam dan memandang Nicha dengan tatapan tidak suka. “Aku harus pergi, Sampai ketemu lagi.” Nicha yang ingin pergi kembali dicegat dan didorong hingga benar-benar jatuh. “Auh!” rintih gadis malang itu. Bella menatapnya dengan tajam. “Bagaimana pun kau berubah, kau tetap saja seorang kriminal. Dasar pembunuh,” kata Bella sebelum pergi meninggalkan Nicha sendirian di sana.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Skandal Di Balik Meja Pengacara

Skandal Di Balik Meja Pengacara

Itu adalah kata terakhir dari seorang wanita yang sudah hancur, sebuah pegangan pada pilar moral yang baru saja ia robohkan sendiri. Damien tertawa. Tawa itu tidak keras, hanya dengusan dingin yang penuh cemooh. "Dosa?" Damien membalas, seolah kata itu adalah lelucon paling absurd yang pernah ia dengar. Cengkeramannya di dagu Soraya kembali mengencang. "Semua manusia di muka bumi ini berdosa, Aya. Setiap hari. Mereka berdosa saat mereka berbohong kepada pasangan mereka, saat mereka mencuri waktu dari pekerjaan mereka, saat mereka membenci tetangga mereka dalam hati. Dosa adalah udara yang kita hirup."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Raden Tumon ini sudah buruk rupa, buruk juga perilakunya! ‘Raden Tumon tertawa-tawa seakan-akan tak merasa berdosa,’ batin Wandagni. ‘Hmmm..., dia seorang pendosa tapi tidak merasa berdosa. Seorang pendosa justru malah tertawa-tawa seolah-olah tidak berdosa. Orang semacam ini sama saja dengan bajingan tengik yang harus dilenyapkan! Seorang pendosa yang justru tertawa-tawa seolah-olah tak berdosa sama dengan bangsat laknat yang harus disikat!
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
To The Moon and Back, Only for You

To The Moon and Back, Only for You

Kedua mata kelabunya mulai bersinar terang menyilaukan saat memandang Apollyon, dan mulailah terdengar bisikan serupa gaungan yang menggetarkan di telinga pria berambut merah itu. 'Apollyon, archangel. Penjaga dari segala bola jiwa. Dengan ini kuserahkan bola jiwa Pandora padamu. Tugasmulah untuk memurnikan dirinya, sebanyak 33 kali.' 'Banyak penyesalan dalam hatinya. Banyak dosa tertempel dalam tubuhnya, meski itu bukanlah kesalahan yang disengaja. Akan sulit membuatnya suci kembali. Akan sulit membuatnya untuk bereinkarnasi secara sempurna. Akan banyak kesedihan dan kesakitan menyertainya. Karena ia bukanlah mahluk biasa dan harus menanggung semua hasil perbuatannya dulu. Sampai semua terh
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kata kata seorang pendosa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status